oleh

Rapat Musdes di Desa Linau Bahas Prioritas Kegiatan Dana Desa Tahun 2021

WARTAINSPIRASI.COM, KAUR — Desa Linau kecamatan Maje Kabupaten Kaur telah mengadakan Musyawarah Desa (Musdes) untuk menggagas rencana prioritas pembangunan di Desa Linau melalui Anggaran Dana Desa Tahun 2021 pada hari Senin (25/01/2021).

Musdes ini dibuka langsung oleh Perangkat Desa dan sekaligus membahas rencana pengusulan prioritas pembangunan di desa tahun 2021. Terkait tentang prioritas tersebut salah satunya tentang BLT DD.

Kepala Desa Linau Agustiawan, dalam sambutannya,” priotitas usulan ini sepenuhnya diserahkan ke masyarakat, namun dalam hal ini untuk BLT-DD kita serahkan ke panitia yang ditunjuk oleh masyarakat. Dikatakan di tahun 2020 penerima BLT DD sebanyak 38 KK namun untuk di tahun ini kita rembuk bersama dan penerima BLT DD sesuai dengan kriteria dan tidak menimbulkan cemburu sosial sebab sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang di tentukan,” ucap Kades.

Sambutan dari Pendamping Desa Buyung Padli, Membeberkan terkait peraturan Kemdes dan Permenkeu untuk prioritas Dana Desa yang wajib diselenggarakan di antaranya, pemulihan ekonomi desa wajib jaring, tentang BLT DD 12 bulan dan untuk pembudidayaan UKM wajib 50% untuk upah atau pekerja, sektor pertanian.

Program prioritas nasional menyangkut tentang keamanan desa, salah satunya tidak ada gizi buruk, pencegahan stunting, Adaptasi baru tentang penanganan covid-19, BLT DD 300/bln, dengan kriteria miskin dan tidak dapat bantuan lainnya.

Untuk desa yang tidak menyalurkan dana BLT DD tahun 2020 maka untuk tahap ke dua di tahun 2021 Dana Desanya hanya di terima 50 %. Untuk pemulihan perekonomian diwajibkan serap anggarannya sebesar 150 jutaan,” ungkap PLD Padli.

Setelah melalui musyawarah yang alot maka keputusan hasil musyawarah data penerima BLT-DD ditentukan pada warga yang benar-benar tidak tersentuh bantuan dari manapun. Dimana proritas akan ditetapkan terkait BLT-DD maka diputuskan per rumah bukan per KK. Namun data yang dimaksudkan masih tahap proses pendataan.
Usulan masyarakat terkait dengan prioritas bangunan di desa sudah didata dan akan dimasukkan dalam kajian sesuai dengan Anggaran yang ada.

Berikut usulan yang disampaikan warga dari musyawarah, panggung desa, pemasangan kWh meter listrik gedung TK, usulan pembuatan gerbang makam, plat dueker di gang mufakat, bola lampu desa dan kabel, usulan jaringan sumur bor, mengusulkan talut/tanggul, lampu jalan per rumah, mengusulkan pengerasan jalan dilokasi KM 1,
usulan ini akan dikaji dan disesuaikan dengan dana yang ada di Dana Desa tahun 2021.

Tampak hadir pada Musrenbangdes tersebut, Bhabinkantibmas Aiptu Rudi Agustinus tanjung, PLD buyung Padli,
Ketua BPD dan anggota, Perangkat Desa, Tokoh masyarakat dan Tokoh agama. Dan Jumlah daftar hadir sebanyak 94 orang. (Marjhon)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed