oleh

Tersembunyi !!! Volume Peningkatan Jalan Bajak I – Lubuk Unen di Pertanyakan

BENGKULU TENGAH, WARTAINSPIRASI.COM


Sudah lama peningkatan jalan Bajak I – Lubuk Unen di tunggu – tunggu oleh masyarakat, terutama warga beberapa Desa diantaranya, Desa Padang Kedeper, Desa Bajak II, dan Desa Jambu yang merupakan penerima manfaat secara langsung terhadap dampak di bangunnya jalan tersebut.

Namun sayangnya, walaupun papan informasi publik terpasang di kedua sisi jalan tersebut akan tetapi Peningkatan Jalan yang menelan Anggaran APBD Kabupaten Bengkulu Tengah sebesar Rp.1.632.000.000 bersumber dari Dana DAK 2021 itu tidak di ketahui seberapa panjang volumenya.

Hal tersebut di sampaikan masyarakat setempat kepada wartawan wartainspirasi.com pada Sabtu,(17/04/2021). Menurut sumber yang di terima oleh media, pekerjaan yang di laksanakan oleh pihak rekanan selaku kontraktor CV. TRI JASA PUTRA yang mana waktu pengerjaannya selama 180 hari kalender itu di duga di sembunyikan dan faktanya tidak tercantum di dalam papan informasi publik yang di pasang oleh pihak rekanan.

“Kami lihat papan informasi memang ada, namun sayangnya Volume berapa panjang jalan yang akan di kerjakan itu tidak di cantumkan, padahal sebagai masyarakat yang sudah lama mengharapkan peningkatan pembangunan jalan ini ingin tahu berapa panjang jalan yang di bangun dengan menggunakan anggaran APBD Benteng bersumber dari dana DAK sebesar Rp.1.632.000.000 itu, “ujar salah satu narasumber yang tak mau disebutkan namanya kepada wartawan Sabtu,(17/04/2021).

Warga menduga ada apa dengan tidak di cantumkannya volume yang akan di kerjakan dengan menggunakan Anggaran APBD 1,6 M lebih itu, di sinyalir adanya kepentingan tertentu sehingga Volume pengerjaan tidak dicantumkan didalam papan merek informasi publik yang dipasang.

“Kami ingin adanya keterbukaan publik, apalagi jalan ini sudah lama kami harapkan pembangunan nya, jangan sampai ada dugaan yang di sembunyikan, pembangunan peningkatan jalan tersebut menggunakan uang rakyat jadi jelas masyarakat harus tau dan akan selalu memantau dalam upaya kontrol sosial terhadap pembangunan yang menggunakan uang masyarakat, “tegas masyarakat setempat.

Hingga berita ini di turunkan, pihak kontrakator pengerjaan peningkatan jalan Bajak I – Lubuk Unen belum memberikan hak jawabnya, sehingga upaya konfirmasi kepada pihak terkait terus di upayakan. (Th)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed