oleh

Alber Cepat Gerak Longsor Tutupi Akses Jalinteng Kembali Normal

LAHAT, WARTAINSPIRASI.COM


Curah hujan yang mengguyuri Kecamatan Tanjung Sakti PUMI Kabupaten Lahat, pada Senin malam (10/05/2021) kemarin, sejak pukul 22.23 WIB, mengakibatkan Tanah Longsor dilokasi Pulau Timun, sehingga, menutupi badan jalan Lintas Tanjung Sakti-Manna.

Usia mendapat laporan dari masyarakat setempat Babinsa Koramil 405-11 Tanjung Sakti, anggota Polsek Tanjung Sakti, serta warga desa setempat langsung terjun ke TKP guna membantu membuka akses jalur yang ada.

“Setelah mendapat informasi anggota Koramil Babinsa 405-11 Tanjung Sakti dan lainnya, serta anggota dari Polsek Tanjung Sakti dan warga juga dinas terkait berjibaku membantu membersihkan tanah yang menutupi akses jalur tersebut,” ungkap Dandim 0405 Lahat, Letkol Kav Shawaf Al Amien SE Msi melalui Plh Danramil 405-11/Tanjung Sakti, Kapten CBA Ndaru, pada Selasa (11/05/2021), kemarin.

Kapten CBA Ndaru menjelaskan, personil langsung menuju lokasi yang terdampak, untuk membantu membersihkan tumpukan tanah yang longsor dengan bantuan alat berat (Alber).

“Tidak kita pungkiri, memang tanah disekitar akses jalan lintas labil, sehingga mudah longsor atau sangat mudah tergerus apabila hujan deras. Sehingga, mengakibatkan longsoran yang ada, menutupi Jalinteng Tanjung Sakti – Manna, arus lalu lintas tertutup,” urainya.

Alhamdulillah, kata Plh Danramil 405-11 Tanjung Sakti dari peristiwa tersebut tidak memakan korban jiwa maupun merugikan masyarakat. Akan tetapi, sedikit menganggu arus lalu lintas (Lalin) yang ada, baik R2 maupun R4.

“Kami menghimbau kepada pengendara baik R2 maupun R4 agar dapat lebih berhati hati saat melintas dilokasi. Sedangkan, upaya yang dilakukan Pemerintah setempat sudah mendatangkan Alber, dan kini arus lalin sudah kembali bergerak,” pungkasnya.

Camat Tanjung Sakti Pumi Yefri Kurniawan dikonfirmasi membenar adanya peristiwa tersebut, pada Senin malam sekitar pukul 22.00 WIB, terjadi tanah longsor hingga, menutupi badan jalan lintas tengah (Jalinteng) menuju Manna Bengkulu Selatan.

“Beruntung, gerak cepak alat berat (Alber) turun dan dibantu warga membersihkan tanah longsor tanah, dan sekarang arus lalu lintas (Lalin) sudah kembali bejalan normal seperti biasa,” terang Camat Yefri Kurniawan. (Din)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed