oleh

Kompol M. Nuh Minta Daerah Transmigrasi di Perketat dan Penambahan Posko

LAHAT, WARTAINSPIRASI.COM — Perjalanan tim penilaian yang di Ketuai Kompol M.Nuh.SH, untuk setiap desa dalam wilayah hukum Polres Lahat terkait pagelaran posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, dalam menekan angka penyebaran Covid 19 terus berlanjut.

Hari ini Kamis (27/05/2021) kemarin, tim penilai lomba Posko PPKM Mikro menyambangi Desa Singapure, dan Purnamasari Kecamatan Kikim Barat, berlanjut ke Desa Sungai Laru dan Purba Mas Kecamatan Kikim Tengah, terakhir tim penilai memasuki Desa Banuayu dan Sirah Pulau Kecamatan Kikim Selatan, Kabupaten Lahat.

Camat Kikim Barat Kabupaten Lahat, Darwis menyampaikan, usaha dalam memutuskan mata rantai penyebaran Covid 19 yang ada, pihaknya tetap berjuang keras dengan melibatkan seluruh kepala sekolah (Kepsek) dan masyarakat.

Bahkan, diakui Darwis, dirinya bersama unsur Tripika terus mensosialisasikan baik kedesa desa maupun sekolah sekolah yang ada di Kecamatan Kikim Barat, Kabupaten Lahat.

“Kami tidak akan berhenti, dalam berupaya mencegah Covid 19, dan kami tidak pernah merasa capek dan jenuh untuk mensosialisasikan kesemua desa dan sekolah yang ada di Kecamatan Kikim Barat, Lahat,” ujar Darwis dalam laporannya.

Kepala desa Purnama Sari Kecamatan Kikim Barat, Erwin mengatakan, dirinya bersama perangkat desa selalu mengajak seluruh warga agar tetap ikuti anjuran Pemerintah sesuai Protokol Kesehatan (Prokes), apalagi dengan dilaksanakannya Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

“Sehingga, sangat membawa dampak positif bagi semua warga. Tidak itu saja, kami juga tetap mendata para pedagang keliling, maupun petugas Koperasi yang keluar, masuk desa Purnama Sari ini,” pungkas Erwin.

Sementara, Ketua Panitia Kompol M.Nuh.SH mengatakan, tetaplah perketat pengawasan, serta semua masyarakat, Pemerintahan Desa (Pemdes) dan Kecamatan dapat bekerjasama dengan baik, dan teruslah memberikan masukan dan himbauan kepada masyarakat pentingnya menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) ditingkat Desa, sesuai yang dianjurkan Pemerintah.

Perlunya diperketat pengawasan dijelaskan M.Nuh, khususnya wilayah Transmigrasi, karena, masyarakatnya kerap keluar masuk serta masih banyak warga pendatang, apalagi ini asli banyak orang datang dari Pulau Jawa yang menjadi penduduk Kabupaten Lahat.

“Kemungkinan mulai dari keluarga, anak, sanak family yang datang. Sehingga, ini sangat perlu didata. Tujuannya, agar kedepan penekanan terhadap masuknya virus menular Covid 19 ini, benar benar membuahkan hasil sesuai dengan harapan kita bersama,” pesan Kompol M.Nuh dalam sambutannya, pada Kamis (27/05/2021) kemarin.

Selain itu, sambung M.Nuh, semua pihak dapat bekerjasama dan terus memberikan himbauan kepada masyarakat pentingnya penerapan protokol kesehatan (Prokes) hingga ketingkat Desa sekalipun.

“Ya, kalau bisa untuk wilayah Transmigrasi selain adanya posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro dimasing masing Desa yang ada, juga dapat menambah posko lagi, guna lebih memperketat keluar, dan masuknya warga yang ada,” tutup Kabag Sumda Polres Lahat. (Din)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed