oleh

Diduga Defresi Penyebab Pemuda Desa Suka Menanti Gantung Diri

KAUR, WARTAINSPIRASI.COM — Sekitar pukul 04.40 Wib warga Desa Suka Menanti Kecamatan Maje Kabupaten Kaur dihebohkan dikabarkan adanya dugaan korban gantung diri dengan cara menggantungkan leher dengan menggunakan seutas tali pada hari Kamis (10/06/21). Diketahui korban gantung diri ini seorang remaja usia 20 tahun pekerjaan swasta.

Merupakan warga di Desa Suka Menanti Kecamatan Maje, informasi di dapatĀ  faktor gantung diri ini ,karena mengalami defresi berat. sebab menurut keterangan keluarga, korban bunuh diri ini dikarenakan mengalami defresi karena tekanan dari kakak kandung korban yang sedang di rawat RSJ Bengkulu, korban bunuh diri diduga dengan cara mengikatkan tali ke leher dan tali tersebut di ikat ke kayu pelapon rumah.

Mendengar informasi ini pihak Kepolisian Sektor Maje mendatangi TKP, Aipda Dani Saputra, Bripka Buslan Aripin, Bripka Redian Saputra dan Biptu Angga Putra Wijaya, bersama Kepala Desa dan masyarakat membantu evakuasi korban gantung diri. Mengamankan barang bukti berupa seutas tali.

Pada saat di TKP ditemukan ciri-ciri korban bunuh diri di leher korban terdapat bekas ikatan tali dan saat itu juga korban di lepas kan dari ikatan talinya bersama keluarga namun korban saat itu sudah tidak bernyawa lagi. Kapolres Kaur AKBP Dwi Agung Setyono SIK ,SH melalui Kapolsek Maje Ipda Cahaya Prasada Tuhuteru STrk MH menyampaikan oleh Intel Polsek Maje, Aipda Edi S. Sembiring membenarkan dugaan gantung diri remaja Desa Suka Menanti tersebut .

” Ia benar ada seorang pemuda Desa Suka Menanti Kecamatan Maje berinisial ES (20) ditemukan gantung diri dirumahnya dan ciri-ciri korban gantung diri dengan seutas tali yang mengikat dilehernya,” ujar Kanit. Atas kejadian ini pihak keluarga sudah mengiklhaskan atas kepergian korban bunuh diri tersebut dan tidak ingin melaporkan untuk di periksa lebih lanjut oleh pihak yang berwajib di lakukan visum.

Sebelumnya , menurut keterangan keluarga korban, pernah pergi dari rumah pada hari Senin (7/6/2021) dengan membawa tali dan rantai. Namun pada hari Selasa (8/6/2021) saat itu korban telah di temukan oleh warga dan di antar kerumahnya dalam keadaan lemas. (Marjhon)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed