oleh

GM PLN UIW S2JB Ingkar Janji, Turunkan Tim Atasi Carut Marut K2 di UP3 Lahat

LAHAT, WARTAINSPIRASI.COM — General Manager (GM) PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sumatera Selatan Jambi Bengkulu (UIW S2JB), Bambang Dwiyanto melalui Ahmad Bakri, Manager Asset mengungkapkan akan segera menurunkan Tim ke UP3 Lahat janjinya ini disampaikan saat YLKI Lahat Raya audensi ke PLN beberapa waktu lalu.

Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Lahat Raya, Sanderson Syafe’i, ST. SH mengungkapkan saat audiensi dengan managemen PLN UIW S2JB bahwa pihak PLN sendiri berjanji akan segera menurunkan Tim ke UP3 Lahat, namun hingga hari ini belum ada realisasinya.

“Janji general manager (GM) PLN UIW S2JB. Tapi, kenyataan sampai sekarang tak kunjung datang Tim tersebut, guna atasi disnyalir Carut Marut K2 di UP3 Lahat,” tanya Sanderson.

Ia menjelaskan, temuan YLKI Lahat Raya di lapangan, dengan kompleksitas permasalahan tentunya dibutuhkan Tim Investigasi yang berkompeten dari UIW S2JB ke PLN UP3 Lahat agar tidak berlarut- larut dan seolah pembiaran, mulai dari Pasang Baru (PB) yang tidak mengikuti prosedur keselamatan ketenagalistrikan (K2) sesuai amanat UU, banyak kWh meter yang minta Clear Temper (CT), pemasangan kabel Sambungan Rumah (SR) melebihi ketentuan, pelayanan Customer Service (CS) yang terkesan diskriminatif.

Sehingga, sambung Sanderson, tegangan listrik tidak sesuai Tingkat Mutu Pelayanan (TMP), dugaan oknum karyawan yang ikut bisnis pasang baru, Lembaga Inspeksi Teknik Tegangan Rendah (LIT-TR) yang tidak melakukan pengawasan dan pengujian sesuai ketentuan tapi PLN tetap melakukan penyambungan, pelanggan disuruh beli MCB sendiri, serta permasalahan lain seputar hak konsumen dan kewajiban pelaku usaha.

Saat diminta tanggapannya melalui pesan singkat WA terkait hal tersebut, General Manager (GM) PT. PLN (Persero) UIW S2JB, Bambang Dwiyanto hingga berita ini diturunkan belum memberikan tanggapannya, hanya dibaca saja. (Din)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed