oleh

Kades dan BPD Tak Sejalan, Dana BLT Sejak 2020 Tidak Cair

LAHAT, WARTAINSPIRASI.COM — Sungguh miris sekali sejak tahun lalu, di tahap III dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahun 2020 sampai dengan bulan Juni 2021 sebanyak 141 kepala keluarga (KK) warga Desa Gunung Kerto Kecamatan Kikim Timur Kabupaten Lahat, tak kunjung menerima dana yang dikucurkan oleh Pemerintah tersebut.

Akibat dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) sejak tahun 2020 sampai dengan Juni 2021 masyarakat Desa Gunung Kerto tidak menerima hak mereka, membuat ratusan kepala keluarga (KK) menggelar aksi demo kekantor Camat Kikim Timur Kabupaten Lahat.

Belakangan diketahui, dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) tersebut, tidak diberikan kepada 141 kepala keluarga (KK) warga Desa Gunung Kerto Kecamatan Kikim Timur Lahat, diduga karena, terjadi perseteruan antara kepala desa (Kades) Gunung Kerto dan BPD setempat.

Iskandar selaku Koordinator aksi (Korak) Gunung Kerto Kecamatan Kikim Timur Kabupaten Lahat, dalam orasinya menyampaikan, datangnya mereka kekantor Kecamatan Kikim Timur ini, guna mempertanyakan uang Bantuan Langsung Tunai (BLT) sejak tahun 2020 tahap III sampai sekarang Juni 2021.

“Kami tahu bahwa saat ini kita sedang menghadapi Covid 19, tapi, kami tetap ikuti protokol kesehatan (Prokes), kami datang kesini dengan kekuatan ratusan masa mempertanyakan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang sudah memasuki bulan Juni 2021 tak kunjung diberikan,” ungkap Iskandar dalam orasinya.

Selain itu, diharapkan Iskandar pihak Kecamatan Kikim Timur dapat menegur antara kepala desa (Kades) dan perangkat Badan Permusyawaratan Daerah (BPD). “Kami berharap kiranya pihak Kecamatan dapat menyatukan kembali antara Kades Gunung Kerto dan BPD agar bisa sejalan, dan tidak menghambat pembagian dan BLT tahap I tahun 2021 dan segera bisa cair supaya warga dapat menggunakan dana tersebut,” tambahnya.

Terpantau dalam aksi demo itu, berjalan lancar, dalam aksi tersebut, dilaksanakan sejak pukul sekitar 08.30 WIB sampai dengan 16.15 WIB, masa baru bubar setelah mendengar ada keputusan dan tanda tangan antara kepala desa (Kades) dan BPD Desa Gunung Kerto Kecamatan Kikim Timur, Lahat, dan mendapat pengawalan ketat oleh jajaran Polsek dan Koramil Kikim Timur.

Mantan kepala desa (Kades) Gunung Kerto Gulana juga turut mengambil Orasi dirinya menuding oknum Kades Gunung Kerto dianggap telah semerta Merta dalam menerapkan kegiatan didesa.

Danramil 405-03 Kikim Timur Lahat, Kapten Arh Oktavian menyarankan, agar permasalahan yang ada, dapat segera diselesaikan dengan secara baik baik. Dan, saat ini akar permasalahan yang selama ini menyangkut hak orang banyak sudah ada titik terang.

“Dengan ditanda tangani antara kepala desa dan BPD Desa Gunung Kerto ini, artinya akar permasalah telah selesai dan kiranya masyarakat khususnya penerima dan BLT dapat bersabar, itu hak kalian dan akan diberikan,” ujarnya.

Sementara, Camat Kikim Timur Lahat Pukatul Hadi S.Ip M.Si memintak warga Desa Gunung Kerto dapat bersabar dan dapat bersama sama menjaga Kamtibmas.

“Kami tidak melarang kalian menggelar aksi demo, karena itu hak kalian. Tapi, tetap saling menjaga Kamtibmas dan tidak sampai mengarah keanarkis. Intinya, hak kalian akan tetap kami perjuangkan sesuai dengan aturan,” janji Camat.

Untuk diketahui, sambung Camat Kikim Timur, perselihan antara kepala desa (Kades) dan BPD Desa Gunung Kerto telah menemukan titik terang, dan artinya dengan kedua belah pihak telah membuat perjanjian dan menandatangi surat, maka keduanya telah disetujui bersama dan untuk pencairan dana BLT sekarang sudah dalam proses.

“Kami mintak bersabar, karena sejak tahun 2020 BLT DD Desa Gunung Kerto tak teralisasi, disebabkan konflik desa berkepanjangan sehingga, mengakibatkan tersendatnya anggaran dana BLT khususnya 141 orang KK yang sampai saat ini belum menerima hak mereka. Ini masih masa Covid 19 sebetulnya tidak bole adanya kumpul kumpul seperti saat ini,” pungkas Pukatul. (Din)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed