oleh

Lahat Masuk Situasi Darurat Keselamatan Ketenagalistrikan

LAHAT, WARTAINSPIRASI.COM — Peristiwa kebakaran kembali menerjang Kabupaten Lahat, sebelumnya menimpa Pjs kepala desa (Kades) Desa Merapi, kini beralih ke Desa Kuba Kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat.

Dengan peristiwa yang menimpa Desa padat penduduk ini, artinya Lahat dinilai oleh Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Raya, telah masuk situasi Darurat Keselamatan Ketenagalistrikan.

Minggu (06/06/2021) kemarin, peristiwa kebakaran melanda rumah Sarwono (56) seorang Guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Lahat yang berlokasi di Desa Kuba Kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat.

Kejadian tersebut, sekitar jam 13.00 WIB, akibat dari peristiwa itu, rumah bangunan yang berlantai dua tingkat di Desa Kuba Kecamatan Pulau Pinang Lahat tersebut, ludes dilalap si jago merah.

Kasat Pol-PP, Linmas, dan Damkar Pemkab Lahat Fauzan Khoiri Denin AP MM membenarkan kejadian kebakaran itu, sehingga, bangunan yang berlantai dua tingkat ini, habis terbakar oleh amukan sijago merah.

Dugaan sementara diakui Fauzan, ludesnya rumah berlantai dua tingkat ini, akibat arus pendek listrik. Penanggulangan dilakukan menerjunkan Satdamkar 2 unit mobil Pemadam Kebakaran dan 25 Personil.

“1 Armada tangky suplay dan 5 personil dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Lahat, 1 Armada tangky suplay dan 5 anggota, 7 orang anggota Polsek Pulau Pinang, 4 orang anggota dari Koramil Pulau Pinang, 8 orang dari anggota Pol-PP dan Linmas Pemkab Lahat, dan dibantu masyarakat sekitar TKP,” terang Fauzan.

Untuk pemadaman sendiri, dijelaskannya, sekitar pukul 13.30 WIB, dan dari kejadian yang ada mengakibatkan 2 orang korban luka bakar atas nama Sarwono dan Riski Agustina (29), serta 1 unit kendaraan bermotor juga ikut terbakar.

Sedangkan, ditapsir kerugian mencapai puluhan juta rupiah. “Setengah jam dari kejadian, api berhasil dijinakkan, namun menelan 2 orang korban kebakaran serta 1 unit kendaraan bermotor R2 juga ikut terbakar akibat dari amukan sijago merah,” pungkasnya.

Sementara, Ketua YLKI Lahat Raya, Sanderson Syafe’i, ST. SH menegaskan, dengan kembali terjadi musibah kebakaran menimpa rumah warga di Desa Merapi Kecamatan Merapi Barat Kabupaten Lahat Sumatera Selatan dimana sebelumnya banyak terjadi. Hal ini sangat memprihatinkan dan bisa dimasukan situasi Darurat Keselamatan Ketenagalistrikan di Kabupaten Lahat.

“Jika dalam pelaksanaannya awal jelas tidak dilakukan pengecekan dan pengujian pada pemasang kelaikan instalasi kelistrikannya sesuai UU, berarti ada unsur kelalaian dalam musibah ini. Jika sudah SOP tentunya akibat konseling listrik bisa diminimalisir,” terang Sanderson Syafe’i.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya tengah gencar melakukan pengawasan fungsi keselamatan ketenagaklistrikan terkait banyaknya temuan instalasi listrik konsumen dipasang abaikan Keselamatan Ketenagalistrikan (K2) pada tingkat mengkhawatirkan, arus pendek dari korsleting listrik disebut mendominasi penyebab kebakaran.

Sanderson meyakini kejadian kebarakan yang kerap menimpa akan terminimalisir bila tingkat kepatuhan terhadap kaidah terbilang tinggi. “Minimal kalau kaidah-kaidah dan SOP ini diikuti, tingkat keselamatan kita lebih tinggi dan tingkat kebakaran jadi menurun,” pungkasnya. (Din)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed