oleh

Larikan Uang Arisan PW Terancam di Laporkan

LAHAT, WARTAINSPIRASI.COM — Recana dalam waktu dekat Maya (32) warga Desa Tanjung Payang Kecamatan Lahat Selatan, Kabupaten Lahat bernama rekan rekan akan melaporkan PW warga Kelurahan Pasar Lama, Kecamatan Kota Lahat yang merupakan seorang bandar arisan Online.

Bertempat dikediaman Maya warga Desa Tanjung Payang Kecamatan Lahat Selatan, perempuan yang bertubuh Langsing Putih berambut panjang ini menceritakan kronologis berawal dirinya ikuti Arisan Online yang dipegang oleh PW warga Pasar Lama.

“Saya dikenalkan oleh rekan saya Yuliani (32) warga Kelurahan Pagar Agung Kecamatan Lahat, Lantas saya mencari tau, setelah itu saya memutuskan untuk ikut dalam Arisan Online tersebut. Saat itu, saya ikut Arisan Mas satu seperempat kalau ditotalkan Rp 1.350.000-, Alhamdulillah, sudah selesai,” ujar korban Maya ketika dibincangi wartawan pada Kamis (15/07/2021) kemarin.

Tidak itu saja, dijelaskan Maya, para korban Arisan Online ini berjumlah lebih kurang 50 orang dengan mengikuti dua macam Arisan yakni, Arisan Emas dan Pinjaman Uang. Awalnya persoalan yang ada, berjalan seperti biasa. Nah, tiba tiba pada Rabu (14/07/2021) sekira jam 11.30 WIB siang diketahui Akun milik PW sudah ditutup total.

“Dari sinilah para korban Arisan Online ini ribut di Grup dan menuding sibandar PW sudah melarikan diri. Intinya, kami semua akan menunggu etikat baik dari PW, kami hanya mintak hak kami dikembalikan saja sesuai yang dipakai oleh PW itu saja syaratnya,” tambah Maya.

Untuk kerugian ditambahkan Maya, dirinya mengalami sebesar Rp.9.360.000′- uang tersebut, dialaskan sibandar Arisan Online berinisial PW akan digunakan untuk membangun warung dan membuka usaha.

“Kami tidak mintak apa apa, hanya berharap PW bisa mengembalikan uang yang ia pakai. Sebelum masalah ini kami laporkan kepolisi Polres Lahat,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Yuliani (32) warga Kelurahan Pagar Agung Kecamatan Lahat, didampingi Yosi (20) warga Blok Desa Manggul Kecamatan Lahat mengaku, bahwa dirinya sudah bayar ikut dalam Arisan Emas satu suku, dan pinjaman uang sebesar Rp.3 juta.

“Jadi, total keseluruhannya mencapai 4.200.000′- saya merasa kesal uang Arisan Emas itu sudah dibayar tapi, saya belum terima barangnya, ehh si bandar PW warga Pasar Lama Lahat sudah kabur entah kemana,” tanya Yuliani.

Sedangkan, Yosi juga sudah tertipu soal Arisan Uang Trio beranggotakan 3 orang uang Rp.2 juta rupiah, pinjeman uang Rp.500 ribu jadi total keseluruhannya berjumlah 2.500.000′-.

“Saya juga mendengar bahwa sibandar Arisan Online PW bahwa sudah melarikan diri, dan sekarang saya ikut sama ibu ibu lainnya untuk mencari keberadaan PW guna mempertanyakan kejelasan uang Pinjaman dan uang Arisan Online tersebut. Harapan kami, si PW bisa mengembalikan seluruh uang anggota Arisan Online ini,” terang Yosi.

Sementara warga lainnya, berinisial SU (25) warga Kota Lahat mengaku, telah mengalami kerugian mencapai 11.700.000′- itupun belum warga lainnya ada yang mengalami kerugian sekitar 33 juta, juga ada ada rugi ataupun dipakai oleh PW 6.500.000.

“Bahkan, ada salah satu Admin Grup Yuli warga Desa Payo Kecamatan Merapi Barat Lahat, mengalami kerugian mencapai 15 juta rupiah,” cetus SU.

Terakhir ditambahkan Fenty (26) warga Desa Selawi Kecamatan Kota Lahat, juga mengharapkan uangnya yang dipakai oleh si bandar PW dapat dikembalikan sesuai dengan uang yang dipinjamnya.

“Kalau perkiraan uang yang dipakai oleh si bandar PW berkisar mencapai puluhan dan mungkin sampai ratusan juta rupiah. Dan, kalau mau dihitung hitung warga yang diduga telah tertipu berkisar sekitar 50 orang itu bisa dilihat dari Grup yang telah buat sebelumnya,” tutup Fenty.

Intinya, dari puluhan ibu ibu yang dipakai uangnya maupun arisan yang belum diberikan oleh sibandar Arisan Online PW dapat dikembalikan sesuai dengan hak mereka masing masing, sebelum persoalan tersebut dibawa kemeja Penyidik. (Din)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed