oleh

PT Celebes New Hope Diduga Merusak Karang dan Mangrove di Pesisir Pantai Bajo

WARTAINSPIRASI.COM, SULUT – PT. Celebes New Hope merupakan Perusahan yang bergerak di bidang budi daya udang dengan bentuk pertambakan air asin atau air yang diserap dari laut.

Perusahan yang terletak di Desa Bajo Kecamatan Tatapaan Kabupaten Minahasa Selatan diduga telah merusak karang yang ada di pesisir pantai serta bibit Mangrove juga Mangrove dewasa.

Masyarakat yang melihat hal ini sangat menyayangkan ulah oleh managemen perusahan Celebes New Hope yang tidak memperhitungkan lingkungan sekitar pantai dan secara semena-mena telah merusak mangrove dan terumbu karang yang merupakan rumah ikan dan tempat berkembangbiak ikan yang ada di laut Sulawesi, serta merupakan rumah bagi ikan Dugong atau ikan Duyung.

“Kami saja masyarakat hanya mengambil batu karang yang mati dilarang apalagi ini sudah merusak sampai ke mangrove,” ucap bapak Joudy P.

Diduga perusahan Celebes New Hope tersebut telah merubah bentang Alam dengan cara menggusur pegunungan yang ada tepat di belakang Desa Bajo dan bisa berdampak buruk ke perkampungan, setelah itu manajemen perusahan tersebut membuat petak tambak tepat di pesisir pantai yang masuk pada sempadan pantai. Sempadan Pantai adalah daratan sepanjang tepian yang lebarnya proporsional dengan bentuk dan kondisi fisik pantai, minimal 100 (seratus) meter dari titik pasang tertinggi ke arah darat.

Menurut salah satu karyawan mengatakan bahwa pimpinannya sedang tidak berada di tempat.

“Bos kami lagi tidak ada yg di tempat saya hanya karyawan disini (sambil menangani timbangan),” ucapnya.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Minahasa Selatan Roy Sumangkut melalui Kepala Bidang Farry Pangala saat di Konfirmasi (20/09/21) menyebutkan bahwa, ” kegiatan PT Celebes New Hope telah dilaporkan ke Gakkumdu Lingkungan Hidup pusat melalui perwakilannya yang ada di Manado,” ucap pria berbadan besar tersebut. (Onal M)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed