oleh

Desa Tebing Rambutan Gagas Kemandirian Warga Dengan Konsep Usaha Kecil

WARTAINSPIRASI.COM, KAUR – Konsep menjadi masyarakat Mandiri adalah desa yang telah terpenuhi pada aspek kebutuhan sosial dasar, mulai dari infrastruktur , penyelenggaraan pemerintahan desa serta dan kelembagaan telah memiliki kegiatan yang keberlanjutan.

Di desa tebing rambutan kecamatan nasla ,Potensi sumberdaya yang dimiliki oleh desa telah mempunyai kekuatan dan peluang untuk bisa diberdayakan menjadi warga yang Mandiri. Potensi di desa yang tersebut telah dilihat orientasi dan potensi bisa di kembangankan .

Salah satu potensi di desa tebing rambutan ,itu telah terbentang jembat panjang di perbatasan provinsi Bengkulu Lampung , yang sudah menjadi bagian tempat warga untuk berpoto , dan di tambah lokasi di perbatasan ini akan cocok untuk aspek di bidang usaha, mulai menjajakan makanan khas kaur ,buah-buahan, serta rumah makan.

Kali ini gagasan yang muncul oleh pemerintahan desa tebing rambutan yakni , akan membuat pasar kecil ,di mana pasar ini akan setiap sore nya akan telah menjajakan jualan sayur mayur hingga buah-buahan dan lain-lain. Ini penjelasan kades tebing rambutan Hartono saat berbincang dengan media kamis ( 14/10/21).

Ia katakan kalau di desa tebing rambutan ini. Lokasi di seputar gerbang akan di rencanakan bangun tempat santai , serta menyedia kan makanan , dan lain-lain , hal ini guna untuk masyarakat tebing rambutan bias berjualan makanan ,minuman sayur mayur.
Dengan di kembangkan usaha seperti ini tentu akan menjadi pemasukan rumah tangga .

Alat berat sudah kita upayakan untuk membantu merataka lokasi yang di rencanakan , dan kedepan nya kita akan sepakati untuk anggaran BUMDES bisa di menjadi bagian modal usaha yang akan mengembangkan rencana tersebut .

Bercermin setiap hari masyarakat yang datang ke tebing rambutan di pendkian ini lumayan rami , di tambah lokasi ini banyak kendaraan yang parkir dan beristirahat , tentu kalau lokasi ini kita kemas dengan baik maka orang-orang akan lebih nyaman dan suka untuk beristirahat dan berkunjung,” ujarnya.

Bila wanacana ini di dukung penuh juga pihak dinas terkait tentu di lokasi kita ini akan menjadi salah satu retribusi pendapatan daerah ,setidak nya parkir kendaraan dapat di terapkan oleh dishub ,dan itu salah satu nya telah menjadi pendapatan daerah ,” papar kades. (Marjhon)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed