oleh

Tak Diberikan Amplop, Oknum Wartawan Tulis Berita Miring Kumtua

WARTAINSPIRASI.COM – Profesi jurnalis di Minahasa Selatan tercoreng lagi, akibat ulah oknum wartawan inisial TL yang diduga telah melecehkan profesi para kuli tinta.

Informasi yang didapat oleh wartawan media ini bahwa oknum wartawan tersebut datang kepada salah satu Kumtua di Kecamatan Amurang Barat dengan maksud berkonfirmasi terkait kegiatan yang ada di desa dan hal tersebut dilayani oleh Kumtua desa Wakan Lexi Rembet.

Kepada awak media wartainspirasi.com Lexi Rembet Kumtua Desa Wakan mengatakan bahwa pertemuan tersebut dilayaninya dan secara detail sudah dijelaskan secara detail, apa yang oknum wartawan konfirmasikan dijawab sesuai fakta yang ada di desa wakan kepada oknum wartawan inisial TL

” Saat dia datang berkonfirmasi saya menjelaskan semua sesuai dengan fakta”

Alangkah kagetnya saat mengetahui ada pemberitaan miring di media sosial terkait dirinya, yang diberitakan oleh oknum wartawan tersebut.

Menurut sumber yang tidak mau namanya disebut kepada awak media wartainspirasi.com, Kamis (21/10/2021) mengatakan bahwa pemberitaan tersebut diduga karena tidak diberikan amplop atau uang jalan kepada oknum wartawan inisial TL.

” Diketahui sebelumnya oknum wartawan TL pernah diberikan uang jalan oleh Kumtua Desa Wakan dengan nilai Rp. 2.000.000 (dua juta rupiah),” ucap Sumber.

Ketua PWI Minahasa Selatan Mouren Winerungan saat di konfirmasi, Kamis (21/10) akan hal tersebut mengatakan bahwa oknum tersebut tidak terdaftar dalam keanggotaan PWI dan kalau hal tersebut benar dilakukan oleh oknum TL itu sangat bertentangan dengan kode etik jurnalis.

Poin 5 Kode Etik Wartawan Indonesia (KEWI) yang ditetapkan Dewan Pers (SK No. No. 1/SK-DP/2000 tanggal 20 Juni 2000) menyebutkan, ” Wartawan Indonesia tidak menerima suap dan menyalahgunakan profesi“.
(Onal M)