oleh

Dendam Membara Kakak Beradik Pembunuhan, Berhasil di Tangkap Satreskrim Muara Enim

MUARA ENIM, WARTAINSPIRASI.COM

Gerak cepat Satuan Reskrim Pelopor Polres Muaraenim di bawah komando Kasat Reskrim AKP Widhi Andika Dharma SIK patut di acungi jempol. Pasal nya, tidak butuh waktu lama bagi Satreskrim Polres Muaraenim bekerjasama dengan Polsek Tanjung Agung dalam mengungkap dan menangkap pelaku kasus pembunuhan sadis berencana kepada korban S (60) di Muara Emil, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim.

” Ya, untuk pelaku pembunuhan ini ada dua orang berinisal H (40) dan S (42) satu desa dengan korban dan kedua pelaku pembunuhan adalah kakak-beradik karena dilatar belakangi adanya dendam ,” kata Kapolres Muaraenim AKBP Danny Sianipar SIK melalui Wakapolres Muara Enim Kompol Indarmawan SH MSI di dampingi Kasat Reskrim AKP Widhi Andika Dharma SIK dalam siaran pers nya kepada awak media di Mapolres Muaraenim Selasa (23/11/2021).

Lanjutnya,Kompol Indarmawan menjelaskan penangkapan kedua pelaku pembunuhan tersebut di lakukan kurang lebih 1×24 jam atas terjadi insinden terjadinya pembunuhan kepada korban S (60) di sala satu kebun milik korban.

Dari penangkapan tersebut, Lanjut nya Indarmawan, berhasil diamankan dari kedua tangan tersangka yaitu sejumlah Barang Bukti (BB), 3 pucuk senpira rakitan jenis kecepek, dan bilah golok saat melakukan pembunuhan kepada korban.

” Untuk kedua tersangka kita kenakan pasal berlapis yaitu pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan Undang Darurat tentang kepemilikan senjata api ilegal dangan ancaman hukuman mati atau 20 penjara,” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Muaraenim AKP Widhi Andika Dharma SIK menambahkan, insinden pembunuhan berencana tersebut terjadi pada hari Minggu pukul 2 siang di sala satu kebun milik korban yang mana pada saat itu korban sedang berada di kebun nya.

Akibat kejadian tersebut , korban S (60) tewas di tempat oleh kedua tersangka di sebabkan dari luka sabetan golok milik tersangka yang mengenai leher korban dan 1 kali tembakan mengenai punggung korban tersangka.

” Ya, insinden pembunuhan sudah di rencanakan nya oleh kedua pelaku 1 bulan lebih lamanya, dan untuk kedua pelaku berhasil kita amankan pada hari Senin jam 5 sore kurang lebih 1×24 jam,” terangnya Kasat.

Lebih jauh Kasat menambahkan, pada kedua pelaku saat hendak di tangkap juga nyaris melakukan perlawanan kepada petugas dengan mengibas-ngibaskan sembilah parang kepada para petugas saat hendak di tangkap. Namun, atas kesigapan petugas akhirnya kedua nya berhasil di amankan.

Untuk motif pembunuhan sendiri, menurut pengakuan kedua tersangka ini, karena dendam antara pelaku dengan korban yang mana menurut pengakuan tersangka, korban sering sekali menghina dan menjelek-jelekan, tersangka dan keluarga pelaku.

” Untuk kedua tersangka sendiri kita kenakan pasal berlapis yaitu pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan Undang Darurat tentang kepemilikan senjata api ilegal dangan ancaman hukuman mati atau 20 penjara,” tegasnya.

Sementara itu pelaku pembunuhan berinisial H (40) dan S (42) saat di bincangi awak media ini menjelaskan, keduanya tidak menyesal telah melakukan pembunuhan tersebut dan merasa sangat puas telah melakukan pembunuhan kepada korban.

” Kami bedua tidak menyesal pak telah membunuh Dia (korban.red), malahan kami sangat puas sekali, karena 10 tahun kami nahankan dendam ini, dari ejakan korban dan hinaan seeta suka menfitna kami,” pungkasnya. (Deri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed