oleh

Ketua dan Tiga Anggota Panitia Pilkades Nyatakan Calon An Paristo Tidak Sah

LAHAT, WARTAINSPIRASI.COM — Guna mengantisipasi kerawanan tahapan pendaftaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Pulau Panggung Kecamatan Tanjung Sakti PUMI Kabupaten Lahat, membuat Kapolsek Tanjung Sakti PUMI IPTU Nurhanas memerintahkan anggotanya untuk Stanbay dilokasi tersebut.

Seperti kegiatan pada Rabu (03/11/2021) sekira pukul 14.00 WIB bertempat di rumah Popi selaku Ketua BPD Desa Pulau Panggung telah berlangsung rapat membahas masalah tahapan pendaftaran calon kepala desa Desa Pulau panggung.

Sambutan Sekcam menyampaikan, kepada Panitia Pilkades agar masalah ini dapat diselesaikan dengan aturan yang ada, dan dengan kepala dingin sehingga, dapat menyimpulkan hasil yang mufakat.

Ritanyu selaku Kasipem Kecamatan menegaskan, masalah aturan dalam Pilkades yang ada dan dijalankan sesuai aturan, pada tanggal 20 sampai 28 Oktober 2021 itu adalah tahapan pendaftaran. Dan, untuk pendaftaran harus di Sekretariat Pilkades desa Pulau Panggung.

“Oleh sebab itu, untuk masalah ini kami kembalikan keputusan ada di kepanitiaan desa, agar cepat diambil keputusan supaya tidak berlarut larut terkait siapa saja calon Kades Desa Pulau Panggung ini,” pintaknya.

Sementara, Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti Hartono S.Ik melalui Kapolsek Tanjung Sakti PUMI IPTU Nurhanas mengatakan, intinya kami dari Polsek Tanjung Sakti PUMI Kabupaten Lahat, akan terus mengawasi gerak gerik mulai dari tahapan sampai pencalonan Pilkades Pulau Panggung Kecamatan Tanjung Sakti PUMI Lahat.

“Kami berharap mulai dari tahapan pencalonan sampai dengan pemilihan agar tidak ada keributan. Kami juga menghimbau masyarakat Desa Pulau Panggung kira dapat mengikuti aturan yang telah ditetapkan Panitia Pilkades,” saran Kapolsek Tanjung Sakti PUMI Lahat.

Dari hasil rapat dijelaskan mantan Kanit Pidkor Polres Lahat ini, ketua Panitia Pilkades desa Pulau Panggung Roby Anugrah memutuskan Calon yang mendaftarkan diri kepanitian Pilkades An Paristo tidak sah, dikarenakan mendaftar tidak di Sekretariat dan tidak diketahui Ketua Panitia dan anggota Panitia.

“Yang jelas, calon bernama Paristo tidak sah, karena mendaftar tidak di Sekretariat dan tidak diketahui ketua Panitia dan anggota, hanya diketahui oleh sekretaris Panitia Kades,” ujarnya.

Sedangkan, dari keterangan Rudy selaku Sekretaris Pilkades, ditambahkan Nurhanas, menjelaskan masalah ini sebenarnya sederhana. Sehingga, memutuskan Calon An Paristo disahkan dalam pencalonan kepala desa (Kades) dan mengikuti tahapan tahapan selanjutnya.

Selanjutnya, diuraikan Kapolsek Tanjung Sakti PUMI, ketiga anggota Pilkades yakni, Pansi, Kahirman, dan Ardin juga mengacu pada aturan yang ada, sehingga, memutuskan Calon An Paristo tidak sah dalam pencalonan kepala desa Desa Pulau Panggung Kecamatan Tanjung Sakti PUMI Lahat.

“Kesimpulan dari hasil rapat musyawarah tersebut, belum ada kata kemufakatan. Selanjutnya, pihak calon kades An Paristo akan melaporkan masalah ini ketingkat Kecamatan, giat selesai pada pukul 16.00 WIB, situasi aman dan terkendali,” pungkas Nurhanas.

Proses giat turut dihadiri oleh, Sekcam Tasti PUMI Ahmad Firdaus, Kasipem Tasti PUMI, Ritanyu, Bhabinkamtibmas Polsek Tasti Brigadir Tedy P, KSPK II BRIPKA Fika S, PS Kanit Intelkam Polsek Tasti, BRIPKA M.Yunus, Ketua Panitia Pilkades, Sekretaris beserta 3 anggota, Ketua BPD dan anggota, calon kepala desa An Paristo. (Din)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed