oleh

Sambut Hari Guru, Oknum Guru Honorer SD Inpres Pondang Tidak Ikutsertakan Muridnya Dalam KBM

Minahasa Selatan, http://wartainspirasi.com
Oknum guru honorer SD Inpres Pondang diduga lakukan hal tidak terpuji terhadap anak didiknya kelas 1 yang masih sangat membutuhkan bimbingan dari guru selaku tenaga pendidik. Kejadian tersebut terjadi tepatnya pada Rabu (24/11/2021) detik-detik seluruh guru di Nusantara akan menyambut hari guru yang jatuh pada tanggal (25/11/2021).

Hal tersebut terkuak saat orang tua oknum siswa SD kelas satu sebut saja Supermen (7 tahun) meng-upload status di media sosial mempertanyakan sikap oknum guru tersebut inisial ER yang diduga telah mengeluarkan oknum siswa kelas 1 SD dari kelas saat proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), dalam status tersebut orang tua murid terlihat tidak menerima perlakuan oknum guru honorer tersebut.

Kepala sekolah SD Inpres Pondang Jein Kaeng S.Pd, saat dikonfirmasi hal tersebut di ruang kerjanya pada Kamis 25/11/2021 mengatakan bahwa hal tersebut bukan seperti yang sempat di mediasosialkan.

Kronologis singkatnya yaitu, saat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) oknum siswa sebut saja Supermen bermain dan berlarian di luar ruang kelas tanpa meminta ijin kepada guru yang sedang mengajar, mencegah agar siswa-siswa lain tidak ikut keluar bermain diluar ruang belajar maka oknum guru honorer tersebut mengunci pintu kelas dengan membiarkan siswa tersebut di luar ruang kelas.

Hal kronologi tersebut dibenarkan oknum guru honorer inisial ER (28) kepada wartawan media ini.

Kaeng juga menambahkan bahwa kejadian tersebut sudah ditangani oleh dinas pendidikan kabupaten Minahasa Selatan melalui kepala dinas Fitber Rako dan telah membuat pernyataan untuk tidak mengulangi kekhilafan serta meminta maaf kepada orang tua murid siswa terkait tindakan yang dilakukan oleh oknum ER.

” Hal tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan dan saling meminta maaf,” tutur Kaeng.

Kepala Dinas Pendidikan saat dikonfirmasi diruang kerjanya tidak berada di tempat, menurut salah satu staff yang ada di Kantor Dinas kepada wartawan media ini mengatakan bahwa oknum guru honorer tersebut dan Kepala Sekolahnya sudah dipanggil oleh Kadis dan diberikan teguran serta membuat pernyataan,” ucap salah satu staff yang tidak mau namanya disebut.

Laporan: Onal Mamoto

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed