oleh

Terkait Laporan Pengaduan Ormas LAKI Bengkulu ke Kejati, Kades Kancing Bungkam

Bengkulu Tengah, wartainspirasi.com

Pemerintah melakukan penyesuaian terhadap penghasilan Perangkat Desa bertujuan untuk meningkatkan kinerja serta kualitas pelayanan penyelenggara Pemerintahan Desa, maka dipandang perlu melakukan penyesuaian penghasilan Perangkat Desa.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2019 tentang perubahan kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang peraturan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa.

Tampak koran berserakan diteras depan Kantor Desa Kancing (foto yadi)

Akan tetapi masih saja ditemui dilapangan Oknum Perangkat Desa yang tidak menjalankan tugas sebagaimana mestinya. Meskipun telah menerima Siltap atau gaji setara PNS llA, hal ini terpantau wartawan media online wartainspirasi.com di Desa Kancing Kecamatan Karang Tinggi Kabupaten Bengkulu Tengah.

Kantor Desa Kancing dalam keadaan tutup tak ada satu pun Perangkat Desa saat jam kerja, pada hari Kamis (18/11/2021) sekitar pukul 10.17 Wib. Kepala Desa Kancing  Iksan Hermuna saat dikonfirmasi via pesan WhattApps hanya membalas pertanyaan terkait Kantor Desa tutup pada saat jam kerja.

” Klo tdi sebagian melaksanakan pendataan pajak, trs sebagian lagi mendampingi masyarakat ikut vaksin Corona , klo aku kini lagi cuti,” balas Kades Kancing Iksan Hermuna. S.,Sos.

Ditanya terkait laporan pengaduan dugaan Ormas LAKI terhadap Kades Kancing ke Kejati beberapa waktu yang lalu belum dibalas hingga berita ini ditayangkan.

Terpisah Ketua Ormas LAKI DPD Provinsi Bengkulu, Candra Irawan. S.,S.IP menyayangkan sikap Kepala Desa Kancing dengan mengabaikan surat Klarifikasi yang pernah dilayangkan Ormas LAKI DPD Provinsi Bengkulu.

” Kami telah melayangkan 2 surat klarifikasi ke Kades Kancing, surat klarifikasi pertama dengan nomor surat : 028/DPD-LAKI/BKL/01.2021, surat klarifikasi kedua dengan nomor surat : 032/DPD-LAKI/BKL/02.2021. Semuanya diabaikan oleh Kades Kancing, juga sebelumnya kami telah berkoordinasi dengan Camat Karang Tinggi,” jelas Ketua Ormas LAKI DPD Provinsi Bengkulu.

Diketahui bersama Kepala Desa merupakan seorang pelayan di masyarakat, sebagai seorang pelayan masyarakat Kepala Desa bertanggung jawab memberikan pelayana yang prima guna meningkatkan dan membangun kehidupan yang lebih baik di Desa. (Haryadi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed