oleh

Desa Bukit Indah Mengadakan Sosialiasi Hukum Tentang Perlindungan Anak dan Perempuan

Kaur, http://wartainspirasi.com

Untuk mengenal lebih paham aturan dan undang-undang tentang kekerasan dalam rumah tangga dan kekerasan terhadap anak maka hari ini Kamis (16/12/21) di Kantor Desa Bukit Indah dilaksanakan kegiatan penyuluhan hukum.

Hadir dalam kegiatan ini pihak narasumber Kepolisian yakni Kanit PPA Ipda Andi Sujarmoko SH. Babinsa Serda Untung AS, Bhabinkamtibmas Bripka Hendra Romansyah, Kepala Desa, Perangkat Desa, Tokoh Agama, Tokoh Adat, BPD dan 40 peserta undangan.

Dalam kegiatan penyuluhan hukum ini dibuka langsung oleh Kepala Desa Bukit Indah Karsono, menyampaian, ” bahwa untuk acara penyuluhan hukum hari ini agar materi yang disampaikan oleh pihak narasumber benar-benar dapat dipahami dengan jelas guna kepentingan masyarakat itu sendiri dengan mengenal aturan maka sangat jauh terkena pelanggaran hukum,”sampaikan Kades .

Sementara dari Kanit PPA selaku narasumber dalam penyuluhan ini membeberkan tentang peraturan undang- undang nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Sekaligus memaparkan undang-undang nomor 11 tahun 2012 tentang peradilan anak .dan di lanjutkan dengan pemaparan undang -undang nomor 23 tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga .

Kanit PPA dalam paparannya bahwa pada masa vandemi ini aktifitas anak-anak di zaman digital sangat tiggi, hal tersebut membuka celah anak terhubung dengan dunia luar tanpa sepengetahuan orang tua ,pada kondisi itu ,posisi anak menjadi rawan tampa pengawasan ketat dari orang tua , untuk itu bagi orang tua di harapkan dapat melakukan pengawasan terhadap anak dengan ekstra ketat , agar hal-hal yang tak diinginkan tidak terjadi ,” papar Kanit.

Dan Kanit juga menjelaskan dalam undang-undang  No.23 tahun 2004 juga mengatur kewajiban masyarakat dalam pengawasan terhadap kekerasan dalam rumah tangga (PKDRT) dimana bagi setiap orang yang mendengar, melihat, atau mengetahui terjadinya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) wajib melakukan upaya mencegah  KDRT serta dapat Memberikan perlindungan kepada korban dan segera Memberikan pertolongan darurat.

Selanjutnya bila mana hal tersebut tidak dapat di selesaikan dalam kekeluargaan maka bisa dilakukan untuk melapor ke APH, ” ujar Kanit PPA. (Marjhon)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed