oleh

Grandmax Terjun Kejurang 30 Meter Sopir Tewas

LAHAT, http://wartainspirasi.com

Lantaran diduga ngantuk Agus Septendi (39) seorang sopir mobil Grand Max warna abu metalik dengan Nomor Polisi (Nopol) BD 9396 BE, meninggal dunia (MD) setelah mendapat perawatan di Puskesmas Tanjung Sakti PUMI, usai mobil yang dikendarainya terjun bebas kedalam jurang sedalam 30 meter.

Korban merupakan warga Desa Darat Sawah Hulu Kecamatan Seginim, Bengkulu Selatan. Peristiwa tragis itu, terjadi pada Sabtu (18/12/2021) sekira pukul 14.00 WIB, dilokasi kejadian Desa Pulau Panas Kecamatan Tasti PUMI Kabupaten Lahat.

Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti Hartono S.Ik melalui Kapolsek Tanjung Sakti PUMI IPTU Nurhanas membenarkan, adanya peristiwa kecelakaan tunggal yang mengakibatkan kendaraan Pickup Grandmax dari arah Kota Pagar Alam masuk kedalam jurang aliran Sungai Manna dengan kedalaman sekitar 30 meter.

“Akibat dari peristiwa tersebut, sisopir mobil Grandmax Pick Up warna abu abu metalik dengan Nopol BD 9396 BE, yang kendarai oleh Agus Septendi (39) warga Desa Darat Sawah Hulu Kecamatan Seginim Bengkulu Selatan, dikarena korban mengalami luka cukup serius dan sempat dilarikan ke Puskesmas Tanjung Sakti, namun, nyawa korban tidak bisa diselamatkan,” ujar mantan Kanit Pidkor Polres Lahat, pada Sabtu (18/12/2021).

Nurhanas menjelaskan, untuk kronologis kejadian, pengemudi R4 dari arah Pagaralam menuju ke Manna sesampai ditikungan atau TKP di warung kopi Badas Dempo, sisopir mengendari mobilnya lurus saja, sehingga, mobil langsung terjun ke jurang sedalam 30 meter.

“Nah, saat dilokasi kejadian TKP jalannya menikung, tapi, sopir mobil Fick Up Grandmax ini, jalannya melurus saja. Sehingga, mobil yang dikendarainya terjun bebas kedalam jurang dengan kedalaman 30 meter.

Korban sempat dilakukan pertolongan dan dilarikan ke Puskesmas Tanjung Sakti PUMI untuk menjalani perawatan, namun, nyawa korban tidak tertolong lagi, sehingga, meninggal dunia (MD),” tegas Kapolsek Tanjung Sakti PUMI.

Sementara, Kasat Lantas Polres Lahat IPTU P.Malau SH melalui Kanit Laka Lantas Polres Lahat IPDA Rudi Widarto SH mengatakan, anggota Laka Lantas Polres Lahat telah menuju kelokasi kejadian (TKP) di Desa Pulau Panas Kecamatan Tasti Kabupaten Lahat, guna melakukan evakuasi mobil korban.

“Anggota kita sudah meluncur ke TKP untuk melakukan evakuasi mobil Grandmax warna abu abu metalik dengan Nopol BD 9396 BE, milik korban,” ungkap Kanit Laka Lantas Polres Lahat.

Dari data yang didapat, sambung Rudi, saat berada dilokasi kejadian, jalan yang seharusnya menikung, tanpa, disadari korban mengendarai mobilnya melurus saja, sehingga, tak pelak, R4 Fick Up Grandmax warna abu abu itu, terjun bebas kedalam jurang aliran Sungai Manna sedalam 30 meter.

“Akibatnya, mobil korban mengalami rusak cukup berat, kaca depan pecah, lampu kiri kanan pecah, body mobil ringsek, kabin atas mobil penyot, dan body sebelah kiri rusak berat, termasuk kerang kerang bak mobil patah. Dan, saat ini mobil korban sedang dievakuasi oleh anggota kita,” tutup Kanit Laka Lantas Polres Lahat.

Terakhir, Kanit Laka Lantas Polres Lahat menghimbau kepada seluruh Sopir mobil, kiranya untuk dapat lebih hati hati dan tetap mematuhi rambu rambu lalu lintas. Yang paling utama, diingatkan Rudi, saat mengantuk jangan dipaksakan mengendarai mobil, cari lokasi aman dan istirahatlah sejenak. (Din)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed