oleh

Panitia Pilkades dan BPD Siap Mundur Apabila Pilkades Ulak Pandan Berlanjut

LAHAT, http://wartainspirasi.com

Aksi damai yang dilakukan warga Desa Ulak Pandang Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, untuk menunda Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang bakal dilakukan pada tanggal 09 Desember 2021, akhirnya terjawab sudah.

Setelah mendengar dari jawaban Panitia Pilkades dan BPD Desa Ulak Pandan, aksi tersebut, merupakan buntut dari Susiawan Rama dinyatakan tidak lolos dari seleksi Pilkades, sehingga, mengundang reaksi besar oleh ribuan pendukung Pilkades Susiawan Rama.

“Akibat dari aksi itu, kami dari Panitia dan 5 anggota lain telah menyatakan sikap. Sepakat dalam menunda pelaksanaan Pilkades tanggal 09 Desember 2021 nanti. Kami juga disini memintak keamanan, apabila memaksakan kami akan mundurkan diri,” cetus Evan Yusuf salah satu anggota Panitia Pilkades Desa Ulak Pandan, pada Selasa (07/12/2021).

Evan menjelaskan, pihaknya juga sepakat menyerahkan sepenuhnya kepada BPD Ulak Pandan. Diakui Evan, keputusan tersebut, diambil secara bersama sama.

“Yang jelas, kami tetap berusaha netral dan tidak keberpihakan kepada siapa pun calon Pilkades. Karena, SK kami dikeluarkan oleh BPD,” pungkasnya.

Berbagai tahapan selama proses pemberkasan diungkapkan Evan, semua berkas bagi 5 calon diperiksa secara seksama dan dinyatakan lengkap dari hasil semua Panitia Pilkades.

“Dikarenakan aksi masyarakat hari ini merupakan petisi yang ditanda tangani oleh masyarakat bersama. Apabila tetap dipaksakan kami siap mengundurkan diri dari Panitia Pilkades Ulak Pandan, sebab tuntutan pembatalan Pilkades diluar kami selaku Panitia,” pungkasnya.

Sementara, Ketua BPD Ulak Pandan dirinya menyatakan sikap menunda pemilihan kepala desa (Pilkades) desa Ulak Pandan Kecamatan Merapi Barat Kabupaten Lahat, lantaran dan mengingkat ribuan aspirasi masyarakat Ulak Pandan, serta petisi yang ditanda tangani secara bersama.

“Yang kita takutkan, adanya bentrok dan potensi konflik dilapangan, sehingga, kami dari BPD Ulak Pandan untuk tidak melanjutkan ataupun melaksanakan Pilkades tanggal 09 Desember 2021 nanti,” terangnya.

Rismawati (43) salah satu masyarakat yang ikut dalam aksi tersebut menyampaikan, dirinya bersama kaum hawa lainnya sudah sepakat yang ditanda tangani melalui petisi masyarakat.

“Tekad kami sudah bulat, tidak bisa lagi diukur ulur, dan berharap suara kami didengarkan oleh Pemkab Lahat, karena keinginan kami tetap Susiawan Rama ikut dalam pesta demokrasi di Pilkades,” pintaknya.

Terpisah, Aswani selaku Ketua Forum Cinta Demokrasi Bersatu (FCDB) menerangkan, dalam aksi yang mendatangkan ribuan massa ini, merupakan bentuk suport agar diajang pesta Demokrasi Pilkades serentak 2021 benar benar bersih dan amanah, dan tidak ada yang tersisihkan dari pencalonan Cakades Ulak Pandan.

“Alhamdulillah, dalam aksi hari ini berjalan damai, aman, dan kondusif sesuai harapan kita bersama. Dan, setelah mendengar keterang Panitia Pilkades dan BPD Ulak Pandan, tetap menunda Pilkades tanggal 09 Desember 2021,” imbuhnya. (Din)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed