oleh

Sejumlah Hal Terangkat Saat DPRD Minsel RDP dengan PT Sasa Inti, Rosa : Kembalikan Hak Tenaga Kerja Sesuai UU

Minahasa Selatan, http://wartainspirasi.com

Setelah mendapatkan demo dari sejumlah karyawan PT Sasa Inti yang diduga merencanakan pemotongan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi karyawan Nasrani yang yang berujung ke pengaduan ke DPRD Kabupaten Minahasa Selatan berakhir di RDP (Rapat Dengar Pendapat) di ruang sidang DPRD Minsel.

Rapat Dengar pendapat yang dipimpin langsung oleh Frangky Lelemboto didampingi sejumlah Anggota Dewan dihadiri langsung oleh pihak Pajak Pratama Kotamobagu, Asisten II, Kapala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, perwakilan Buru PT Sasa Inti, Pimpinan PT Sasa Inti diwakili oleh HRD Linda Prang.

Dalam rapat dengar pendapat tersebut menurut salah satu anggota dewan Robby Sangkoy terangkat beberapa hal seperti :
Keselamatan kerja para Karyawan Seperti antara lain : Sepatu kerja (bots) Peralatan Kerja (Pisau) tidak disiapkan Pihak Perusahan, Pekerja yang Sakit/Berhalangan akibat kecelakaan kerja tidak diBeri Upah selama proses Pemulihan (UU No. 11/2020 Psl.40 ayat 2,3), Potongan PPh 21 bagi Karyawan Tidak sesuai PMK. 102/PMK.010/2016 Psl 1 dan 2 yaitu Pendapatan Per hari dibwah 450 ribu dan /bulan Rp 4.500.000, yang terjadi ada Pekerja yg penghasilannya dibawah 450 ribu/hari dan 4.5 juta/ bulan Tetap di potong.

Kepada sejumlah wartawan fibruang sidang Senin 13/13Rosa menyampaikan beberapa rekomendasi yang ditujukan kepada managemen PT Sasa Inti seperti : Semua Hak2-H dan Kewajiban Tenaga Kerja sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Perundangan Wajib Dilaksanakan Pihak Perusahan,
Karyawan/Pekerja yg di PHK/Diskors wajib Dikembalikan disesuaikan dgn Undang-Undang.

Sementara pihak managemen melalui Linda Prang (HRD) kepada sejumlah wartawan Senin 14/13 menyampaikan bahwa sanksi yang diberikan sudah sesuai dengan PP yang dibuat bersama dengan dinas terkai lt dalam hal ini Disnakertrans Minsel, selanjutnya mengenai PHK dan skorshing perusahan masih sementara menginvestigasi keterlibatan oknum-oknum karyawan yang terlibat dalam demo,” cap Prang saat selesai RDP di Kantor Dewan Minsel.

Laporan: Onal Mamoto

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed