oleh

Kepala Desa Sumber Harapan Nasal Ikut Bagikan 346 Sertifikat dari BPN

Kaur, http://wartainspirasi.com

Program sertifikat gratis yang telah berjalan di beberapa desa di Kabupaten Kaur tahun ini terus berlanjut dan hari ini Kamis (20/01/22) dari Badan Pertanahan Nasional didampingi oleh pihak Kecamatan, Kepala Desa, Babinsa, Babinkantibmas telah membagikan sertifikat tanah gratis sebanyak 346 persil kepada warga Desa Sumber Harapan Kecamatan Nasal Kabupaten Kaur.

Penyerahan sertifikat tanah ini merupakan program PT XL dengan program ini sasarannya warga yang selama ini belum memiliki sertifikat tanah. Maka adanya sertifikat tanah ini tentu sudah menjadi hak milik warga yang mempunyai sudah mempunyai kekutan hukum.

Kepala Desa Sumber Harapan Eko Adesyah Putra dalam penyampaiannya, untuk pembagian sertifikat tanah hari ini adalah program ini sudah lama, yakni pada masa Pemerintahan Pjs Kades dulu tetapi kami hanya meneruskan saja jadi data penerima sertifikat hari ini ialah data yang sudah masuk untuk penerima sertifikat itu adalah hasil dari pendataan Pjs Kades dulu.

Namun kedepannya bilamana masih ada program ini berlanjut akan kita upayakan untuk di data kembali dalam pengurusan sertifikat dan bagi warga yang belum dapat sertifikat hari ini mohon untuk bersabar semoga program sertifikat ini terus berlanjut,” terang Kades.

Ia juga sampaikan, ” untuk serifikat yang sudah di dapatkan warga hari ini semoga dapat di jaga dan di manfaatkan bila mana perlu titip ke bank untuk dijadikan anggunan pinjaman buat modal usaha dan sertifikat yang warga miliki juga lebih aman,” sampainya.

Lebih lanjut Kades juga menyampaikan, ” dengan sudah memegang sertifikat tanah ini maka hak kepemilikan tanah warga sudah menjadi hak yang sah dan memiliki kekuatan hukum atas kepemilikannya, sehingga tidak ada lagi unsur klaim antar warga apa lagi komplain persoalan batas-batas lahannya,” tutup Kades.

Sementara tanggapan warga dengan adanya program sertifikat gratis ini pihak warga sangat terbantu sekali, untuk mengurus sertifikat itu butuh dana dan waktu, tentu bagi warga yang kurang mampu sangat sulit untuk mengurus sertifikat tanah menjadi hak milik kita,” ujar Ria.(Marjhon)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed