oleh

Tombokan : Saya Hanya Pelaksana dan Penanggung Jawab/Pelaksana Pekerjaan. Silahkan Tanya ke PPKom

Tomohon, http://wartainspirasi.com

Viralnya berita terkait dugaan adanya Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) pada proyek pengadaan Lampu Hias dan Lampu Lampion Chrismast For All di kompleks taman carol wonderland makin terang benderang.

Dengan viralnya berita tersebut ternyata Dinas Pariwisata kota tomohon dalam hal ini kepala dinas Masna Pioh tidak lagi memasang lampu hias dan lampion di taman carol wonderland.

Tidak dipasang lampu hias tersebut diduga untuk mengalihkan perhatian publik agar ke 16 set lampu tidak kelihatan.

Sepasang kekasih saat ditemui wartawan wartainspirasi pada rabu 26/01/2022 makan di lokasi tersebut mengatakan bahwa maksud kedatangan mereka di taman carol untuk mengabadikan kunjungan mereka bersama dengan kelap kelip lampu hias tapi apa daya lampu tidak lagi di pasang.

“Kami berdua batal mengabadikan moment dengan lampu hias karena lampunya tidak di pasang”

Sumber lain juga yang sehari hari beraktifitas di kompleks MAO mengatakan sudah hampir 3 minggu lampu hias tidak lagi di pasang.

Steven Tombokan adalah yang di tunjuk sebagai /pelaksana dan penanggung jawab pada proyek pengadaan lampu hias dan lampu lampion Chrismast For All sesuai pengakuannya kepada wartawan media ini melalui akun massanger miliknya.

“Saya ada surat penunjukan penanggung jawab /pelaksana pekerjaan dan silahkan tanya ke PPKom” tulisnya di massanger.

Pengakuan Steven Tombokan bahwa ia ditunjuk sebagai /pelaksana dan penanggung jawab tapi saat di konfirmasi kembali pada jumat 28/01/2022 pernyataan tersebut di rubah bahwa dirinya diajak oleh Direktur Perusahan sebagai pelaksana karena ada hubungan persahabatan.

Diketahui bahwa Steven Tombokan ada hubungan kedekatan dengan penguasa kota bunga.

Sebelumnya Metsi Tangkuman pada beberapa waktu yang lalu menyampaikan bahwa Steven Tombokan adalah pelaksana proyek tersebut.

Sementara Metsi Tangkuman selaku PPkom tidak mau lagi di konfirmasi, hal tersebut terlihat saat di hubungi via pesan singkat WhatAppsnya yang bernomor 085385553*** tidak bisa lagi terkoneksi karena nomor telepon seluler Wartawan media ini sudah di blok. /Onal Mamoto

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed