oleh

Eksport Kelapa Biji ke Cina oleh PT SGC, Salah Satu Penyebab Langkanya Minyak Goreng

Wartainspirasi.com, Sulteng | Langka nya minyak goreng di pasaran menyebabkan melonjaknya harga jual kepada masyarakat di seantero Indonesia disebabkan oleh kurangnya bahan baku untuk pengelolaan minyak goreng.

Selain sawit minyak goreng juga dihasilkan dari kelapa yang saat ini sudah mulai di eksport ke luar negeri seperti cina dan tiongkok yang dilakukan oleh PT Sulawesi Global Commodity (PT SGC).

Tidak tanggung-tanggung perusahan yang bergerak sebagai eksportir baru-baru ini pada awal April 2022 telah mengekspor 3000 ton kelapa biji ke Cina dan Tiongkok sebagai negara tujuan.

Diperkirakan eksport kelapa biji tersebut akan meningkat pada bulan-bulan yang akan datang sehingga akan menimbulkan kurangnya bahan mentah untuk di olah dijadikan minyak goreng.

Hal tersebut jelas sangat merugikan masyarakat baik dari berkurangnya bahan baku di Indonesia maupun sangat berpengaruh pada penciptaan lapangan kerja.

Salah satu pengusaha yang bergerak dibidang produksi kelapa kepada wartawan media ini mengatakan bahwa ekspor kelapa biji tersebut menjadi ancaman bagi perusahan yang ada di sulawesi khususnya dan Indonesia pada umumnya.

“Perusahan kami sudah ada sejak lama dan ribuan tenaga kerja kami rekrut, pajak dan ijin kami setor ke negara, kalu bahan bakunya dengan keadaan mentah di ekspor apa jadinya, Pemerintah harus cepat mengantisipasinya karena saat ini minyak goreng makin langka nya,” ucap sumber yang tidak mau namanya di publikasi.

Sumber tersebut juga menambahkan bahwa sebaiknya mereka buat perusahan di Indonesia agar bahan bakunya terkontrol dan menambahkan income untuk Indonesia khususnya Sulawesi.

Diketahui bahwa PT Sulawesi Global Commodity (PT SGC) memiliki gudang di sejumlah Kabupaten Kota di indonesia sedangkan di Sulawesi Tengah beralamatkan di Kawasan Ekonomi Khusus RT. 012 RW. 006 Baiya Tawaeli
Kota Palu Sulawesi Tengah.

Selain kelapa biji juga beberapa hasil pertanian juga yang mereka ekaport seperti, kopra putih, cengkih, biji coklat. (Onal Mamoto)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed