oleh

Data Penerima BLT BBM di Maje dan Nasal di Pertanyakan

Kaur — Semenenjak digaungkannya program bantuan dari Pemerintah untuk mengimbangi dampak terhadap perekonomian masyarkat miskin mulai dampak dari Covid-19 dan kenaikan bahan bakar minyak (BBM).

Akan tetapi program ini disinyalir kurang tepat sasaran di mana ada beberapa penerima manfaat datanya kurang akurat yang tidak memenuhi kriteria yang sesungguhnya dan dikuatkan dengan bukti penerima manfaat tidak terealisasi 100 persen.

Kepala Kantor Pos Nasal Nedi Yarli. S.IP dijumpai diruang kerjanya menerangkan bahwa untuk data penerima bantuan ini di kirim dari pusat pihak nya hanya melaksanakan sesuai dengan instruksi mereka dan saat ditanya sejauh mana realisasi bantuan ini diambil pihak penerima manfaat katanya.

Sangat jarang sekali realisasinya mencapai 100 persen dan sampai saat ini sudah terhitung sembilan hari masih tersisa 50 KPM lebih sedangkan waktu yang ditentukan pihak pusat pada umumnya hanya 10 hari dan bisa ditambah waktunya lebih dari 10 hari ,” terangnya.

Dan kenapa bantuan itu tidak sampai terealisasi semua? Ia katakan mungkin penerimanya sudah tidak ada lagi di wilayah Maje dan Nasal bisa saja si peneerima manfaat nya sudah pindah atau sudah meninggal dunia,” ujarnya.

Dan dikonfirmasi berkaitan dana penerima manfaat jika tidak di bagikan? Ia katakan kalau itu kita tidak tahu sebab kita tidak bisa mengecek berapa sisa anggaran yang tersisa dan dikemanakan sisa dana yang tidak disalurkan hanya mereka diatas lah,” sampainya.

Dan Kepala Kantor Pos juga bocorkan bahwa untuk penerima BLT BBM ada penambahan penerima manfaat sebanyak 713 KPM untuk kecamatan maje 331 dan Kecamatan Nasal 382 KPM ,” tutupnya.

Perlu diketahui untuk penyaluran bantuan di kantor pos Nasal ini jumlah penerima manfat nya sebanyak 1657 KPM , mulai di bagiankan tertanggal (9/9/22) dan dana yang di terima Rp. 500 ribu untuk BLT BBM sebanyak 3 bulan Rp. 300 ribu dan 1 bulan PKH 200 ribu. (Marjhon)

image_print

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.