Bengkulu Selatan,wartainspirasi.com _ Calon Bupati Bengkulu Selatan Nomor Urut 2 H Budiman Ismaun – Helmi Paman beberapa kali menggelar pertemuan bersama masyarakat di Kabupaten Bengkulu Selatan, terakhir di kawasan Kecamatan Manna pada Selasa malam,(29/09/2020).
Dalam beberapa pertemuan yang di gelar, terlihat antusiasnya masyarakat terhadap pasangan yang di usung oleh partai PDIP dan Gerindra itu. Antusias dan dukungan masyarakat yang tampak bukan tanpa alasan.
Budiman Ismaun mantan birokrat handal dan berpengalaman cukup berkharisma menarik simpati dan kepercayaan dari masyarakat, sehingga tidak di ragukan lagi kalau dukungan demi dukungan mengalir pada pasangan itu. Di tambah Helmi Paman yang merupakan politisi dengan segudang pengalaman di yakini mampu menjadi patner sebagi Wakil Bupati nantinya berkalborasi membawa perubahan di Bumi Sekundang Setungguan.
Berbagai rencana sektor pembangunan strategis yang berpihak pada masyarakat seringkali di paparkan oleh pasangan calon koalisi “Merah Putih” itu,di antaranya sektor Pertanian, Pendidikan, Kesehatan, dan Peningkatan UMKM.
Contoh kecil menurut Budi-Helmi adalah sektor pertanian, Petani yang memegang peran sangat penting dalam ekonomi dan ketahanan pangan sangat rentan terhadap perubahan iklim dan kekurangan prasarana yang terjadi di daerah seperti Kabupaten Bengkulu Selatan. Hal tersebut menjadi suatu tantangan produksi yang harus kita dihadapi.
“Masyarakat Petani kita terus dihantui oleh kemungkinan-kemungkinan terburuk seperti kehilangan hasil pertanian, serangan hama penyakit dan kerugian pertanian karena kekurangan pupuk dan insektisida, “ujarnya.
Oleh karna itu,sumberdaya dan kapasitas para petani di pedesaan yang sangat terbatas menyebabkan banyak di antara mereka yang berpenghasilan rendah dan kekurangan akses ke pendidikan, kesehatan, dan pelayanan perkreditan dan bantuan teknis. Keterbatasan ini menghambat daya mereka beradaptasi terhadap efek perubahan ekonomi sehingga produksi dan daya tahan terpengaruh.
“Sebagai daerah agraris, keputusan yang sangat strategis guna mengendalikan permasalahan tersebut merupakan suatu hal yang perlu dikaji secara matang dan serius oleh pemerintah daerah nantinya. Potensi dari sektor pertanian di Bengkulu Selatan yang cukup besar belum termanfaatkan secara optimal. Langkah-langkah kongkrit harus diciptakan dalam membantu para mayarakat petani dalam meningkatkan hasil produksi sehingga daerah ini akan menjadi surplus pangan yang bisa di handalkan, “paparnya.
Sependapat dengan pasangan itu,salah seorang aktivis masyarakat Fajar, berharap pada pasangan Budi-Helmi, bahwah membangun pertanian secara mandiri untuk mewujudkan kedaulatan pangan adalah sebuah keniscayaan yang tidak hanya akan dinikmati oleh generasi saat ini saja, namun juga untuk didedikasikan bagi generasi yang akan datang. Desain membangun pertanian harus berorientasi jangka panjang.
“Dari paparan yang di sampaikan di setiap pertemuan masyarakat tidak salah kalau pasangan ini ternyata satu-satunya pasangan yang mempunyai strategi khusus dalam memimpin Bengkulu Selatan ke depan. Demi daerah yang kita cintai, ayo kita dukung dan Coblos No Urut 2 pada Pilkada Desember mendatang, “ajak salah satu aktivis masyarakat petani di ikuti tepuk tangan dan gemuruh suara semangat masyarakat yang hadir di beberapa pertemuan Budi-Helmi.
Terpisah salah satu masyarakat Gusman Mulyono, menjelaskan dirinya sangat menyukai sosok Budiman Ismaun yang bersahaja dalam menyikapi akar permasalahan di masyarakat Desa, di sisi lain dirinya merakyat dan juga sederhana.
“Hal ini lah yang membuat ketertarikan dan rasa simpati masyarakat terhadap pasangan itu, tidak salah jika masyarakat BS memilih beliau karna Budi-Helmi lebih dari Layak memimpin Bengkulu Selatan ke depan, “kata Gusman.
“Pak Budi pemimpin yang cerdas dan bersahaja, kita harus mendukung beliau untuk menjadi Bupati Bengkulu Selatan kedepannya, Beliau salah satu Pemimpin yang kami anggap sukses,satu kesederhanaannya dan kedua gaya kepemimpinannya, Beliau juga selama memimpin beberapa OPD dan sempat menjabat sebagai Carateker Walikota Bengkulu 2018 lalu sukses dan tidak bermasalah,” ujarnya. (TH)







