Difasilitasi Camat Balusu, Mayat Tanpa Identitas di Makamkan di Lapao

Wartainspirasi.com, Barru – Jenazah wanita paruh baya tampa identitas yang ditemukan meninggal di warung kontrakannya Selasa 18/6/2024 sekitas pukul 08.30 wita, akhirnnya dikebumikan di pekuburan Islam Lapao Desa Binuang Kecamatan Barru Kabupaten Barru, Rabu 19/6/2024.

Pemakaman dilaksanakan setelah sebelumnya Camat Balusu A. Maya Novitasari, S. STP berkordinasi dengan Kepala Desa Binuang, Kapolsek Balusu, Baznas, Dinas Sosial dan RSUD Lapatarai Kabupaten Barru.

“Ini adalah tanggung jawab bersama untuk melakukan pemakaman mengingat almarhumah belum diketahui dimana keluarganya dan Alhamdulillah pihak pemerintah Desa dan Kecamatan dibantu pihak Baznas , Dinas Sosial dan pihak RSUD Lapatarai yang melakukan proses pemakaman”, ujar A. Maya sembari menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran proses pemakaman.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang Wanita paruh baya ditemukan tewas di warung kontrakannya.

Fatimang, salah seorang saksi yang mengaku kenal dengan almarhumah menceritakan kronologis penemuan mayat wanita tampa identitas tersebut.

Diceritakan Fatimang bahwa wanita yang dikenalnya sejak kecil bernama Fatmawati dan oleh teman-temannya akrab di panggil Bunda Fatma.

Dirinya mengaku ditelpon Bunda Fatma pada tanggal 16 Juni hari Minggu lalu meminta dibelikan minuman Mizone, untuk dibawakan ke warungnya.

Namun kata Fatimang, karena kesibukan menjelang lebaran sehingga tidak sempat membawakan pesanan tersebut dan baru sempat membawakannya pada hari ini selasa tanggal 18 Juni 2024 sekitar pukul 08.30 wita, dan betapa kagetnya karena mendapati Fatmawati sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi tertidur di atas tempat tidur dalam warungnya.

“Saat membawakan minuman yang dia pesan, saya mendapati sudah meninggal dunia. Sontak saya berteriak dan meminta tolong kepada tetangga dan setiap orang yang melintas di sekitar warung almarhumah”, jelasnya.

Fatimang dalam penuturannya mengatakan bahwa Bunda Fatma telah dikenalnya sejak kecil. Saat itu Bunda Fatma dikenalkan melalui Ibunya ketika masih tinggal di Pare-pare. Ada informasi yang beredar jika wanita ini berasal dari daerah Luwuk Banggai.

Kenalan Bunda Fatma ini hanya memperkirakan kalau meninggal karena kemungkian ada penyakit yang diderita. “Saya juga tidak tahu lagi apakah masih ada sanak keluarganya di Luwuk Banggai,” ujar Fatimang dihadapan Aparat Polsek Balusu.

Kapolsek Balusu, Ipda Iqmal yang dihubungi Wartawan membenarkan adanya penemuan mayat tanpa identitas ini. Kondisi mayat setelah diperiksa pihak Puskesmas Madello dan RSUD Barru tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara dari pihak Puskesmas dan RSUD, Almarhumah meninggal dalam kondisi wajar karena tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan”, ucap Iqmal.

Tampak hadir pada pemakaman bunda Fatma, Camat Balusu A. Maya Novitasari, S. STP. Kapolsek Balusu Ipda Iqmal Pj. Kades Binuang dan masyarakat setempat. (Ti)