Lubang Buaya Ancam Pengendara Jalan di Kabupaten Kaur

BENGKULU, Berita, Daerah, Kaur334 Dilihat

Wartainspirasi.com, Kaur – Di Jalan Kabupaten Menuju ke Desa Tanjung Dalam, Kepahyang, Babat dan Tanjung Agung Kecamatan Tetap Kabupaten Kaur terdapat lubang besar berada di tengah jalan hotmix, jalan yang ada lubang tersebut di sebabkan plat deukernya sudah rusak sehingga lapisan aspal di atasnya ambles.

Di jalan berlubang ini sangat membuat pengguna jalan umumnya para pengendara menjadi takut dan bisa mengancam korban pasalnya di sekitar jalan yang berlubang ini selain sempit juga berada di tikungan tajam di tambah di pinggiran jalan juga sudah ambles.

Salah satu pengendara mobil yang akan lewat menuju Desa Babat naas mobilnya tidak bisa melintas karena ban depan mobil sebelah kiri masuk ke lubang bersyukur ban sebelah kiri depan hanya masuk bagian pinggir lubang tersebut.

” Jalan ini benar-benar membuat kami membawa kendaraan mobil terancam hari ini bisa terjadi apalagi kalau malam hari bisa-bisa kendaraan motor masuk ke dalam lubang ini,” ujar Toni pengemudi mobil, Selasa (16/04/2024).

Sementara warga Tanjung Dalam, Sudirman juga menceritakan, memang jalan berlubang itu sudah hampir satu tahun ini telah mulai rusak dan ada lubang kecil dan retak namun lama-lama lubangnya semakin besar dan jalan pun menyempit bahkan jalan sebelah kanan juga sudah ambles,” kata warga.

Di ceritakan juga bahwa, jalan itu masih dalam lokasi Desa Pagar Dewa Kecamatan Tetap yang di sebut warga tikungan Lubuk Belimbing, konon ceritanya dulu tempat buaya berteduh dan lubuk tersebut memang cukup dalam,” terang Sudir.

Sementara, Kades Kepahyang, Syahrial juga berharap, agar pihak Dinas terkait bisa memperbaiki plat deuker di jalan berlubang tersebut sebab beberapa bulan yang lalu ada kendaraan motor masuk ke lubang tersebut masih bersyukur tidak sampai luka parah,” harap Kades.

Pernah akan kami lakukan inisiatif untuk melakukan perbaikan secara manual namun khawatir tidak bisa secepat itu pekerjaan di selesaikan bila tidak selesai maka bisa menghambat warga melintas,” tutup Syahrial. (Mj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *