Nguri-nguri Budaya Jawa, Warga Sarangan Gelar Labuhan Larung Sesaji

MAGETAN | wartainspirasi.com – Sebagai upaya melestarikan dan menjaga tradisi leluhur yang sudah turun temurun, dengan menggandeng Instansi Terkait, Warga Sarangan gelar tradisi tahunan Labuhan Sarangan yaitu Larung Sesaji yang mana tujuan dari kegiatan tersebut merupakan sebagai wujud rasa syukur Kepada Tuhan Yang Maha Esa. Bertempat di Telaga Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jum’at (18-03-22).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Wakil Bupati Magetan Dra. Hj Nanik Endang Rusminarti M.Pd, Jajaran Forkopimda Magetan, Forkompimca Plaosan, OPD Terkait, Keluarga Besar PHRI dan juga seluruh Tamu undangan yang hadir.

Saat dikonfirmasi, Kepala Kelurahan Sarangan Prima Suhardi Putra menjelaskan bahwa tradisi ini sudah dilakukan setiap tahun, sebagai wujud Rasa Syukur Kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta permohonan agar Telaga Sarangan terhindar dari marabahaya.

“Tujuan utama dilaksanakannya Kegiatan Labuhan Sarangan yakni merupakan salah satu upaya kami dalam menjaga dan melestarikan Budaya Jawa khususnya di Kabupaten Magetan ini. Disamping itu, Serangkaian kegiatan ini di mulai hari Kamis kemarin diawali dengan prosesi pemotongan hewan kambing dilanjutkan bersih desa dan hari ini puncak acara Larung Sesaji,” ujar Prima Suhardi Putra.

Ditempat yang sama, Wakil Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menyampaikan selamat atas kegiatan sakral yang dilaksanakan setiap tahunnya, semoga bisa berjalan dengan lancar tanpa ada halangan suatu apapun.

“Semoga niat Labuhan Sarangan ini mendapatkan berkah dari Allah SWT, tanpa mengurangi makna dan kesakralan, sehingga kegiatan ini tetap mendapat ridho dan memberikan dampak ekonomi bagi warga Kelurahan Sarangan,” jelas Wakil Bupati Magetan.

Lanjutnya, “Saya berharap tradisi Labuhan Sarangan di tahun bisa menggiat wisata luar Magetan,semoga semua diberi kesehatan, kemudahan, kelancaran, dalam mengoptimalkan potensi wisata Sarangan, sehingga para pelaku usaha maju dan rejeki melimpah,” imbuhnya.

Sebagai informasi, Upacara Labuhan Sarangan ini merupakan salah satu tradisi yang rutin dilakukan oleh masyarakat Kelurahan Sarangan setiap satu tahun sekali yang mana dalam pelaksanaannya termasuk dalam rangkaian dari kegiatan bersih desa yang dilakukan pada hari Jumat Pon di bulan Ruwah. Labuhan Sarangan ini juga merupakan bagian dari rangkaian Calendar of Event (CoE) Kabupaten Magetan.

Sementara itu, Tradisi tahunan gebyar Labuhan Sarangan yang biasa digelar menjelang Ramadhan di obyek wisata Telaga Sarangan kali ini digelar terbatas dan hanya diikuti oleh masyarakat Kelurahan Sarangan dan sekitarnya. Dikarenakan kegiatan ini sifatnya sakral, sehingga acara digelar secara sederhana dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. (DM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *