Wartainspirasi.com — Jauh dari keramaian sebuah Desa yang berpendudukan sekitar 800 jiwa dan 230 kepala keluarga ( KK ) dan mata pencarian berkebun Desa Tanjung Aur bagian dari pemekaran Desa Tran Linau yang saat ini bernama Desa Muara jaya .
Untuk menuju Ke Desa Tanjung Aur ini dengan Jarak yang ditempuh sekitar 10 Km bahkan sampai 18 Km , sementara jalan ini Hanya 2 KM sudah di Aspal ( Hotmix ) dan sisanya masih Tanah merah .
Setiap ada Musibah sering terjadi mendapat kendala untuk turun ke perkotaan ,apa lagi pada saat musim hujan ,jalan tanah merah ini berubah menjadi lumpur dan licin .
Kepala Desa Tanjung Aur Supryadi , menceritakan, bahwa kejadian kemaren hari senen (14/11/22) .ada warga bernama Haryani (26) istri dari Rusdan Jamil , yang ingin melahirkan anaknya Harus turun ke bawah yakni Desa Linau.
karena Bidan Desa saat itu belum ada ditempat ,karena Bidan desa sudah izin akan ke Lampung , sebab jauh dari perkiraan kami , kalau ibu itu sudah akan melahirkan , perkiraan kandungannya sekitar 7 bulan , akan tetapi saat itu ,ada kabar dari suamainya bahwa istri nya perut sakit
Lalu warga bersama-sama untuk membawa ibu itu ke Bidan atau ke Puskesmas dibawa dengan menggunakan motor grandong ,dan dibuatkan kotak dari papan sebab untuk kendaraan roda empat tak mampu menempuh jalan yang berlumpur apalagi membawa orang sakit atau seperti ibu yang ingin melahirkan itu.
Kuatir didalam perjalanan Orang tersebut tak kuat menahan Olengnya kendaraan R4 tersebut makanya satu-satu nya solusi dengan dibuat kotak dan dibawa dengan motor ,” terang Kades dalam wawancara ke media .
Karena situsasi saat itu jalan memang parah karena lagi musim hujan proses untuk menuju ke Linau memakan waktu ,sehingga Ibu ini melahirkan di perjalanan , ibu nya sehat dan bayinya selamat.
Namun Setelah beberpa jam kemudian bayi itu meninggal ,” ujar kades .
Kades juga menambahkan ,Tolong lah para instansi terkait ,agar di prioritas dulu bangun jalan kami ini ,” imbuh supriyadi.
Sementara Bidan Desa Haryati Rukmana saat dihubungi melalui Wa membenarkan kalau ada warga binaannya di desa Tanjung Aur atas Nama Haryani hamil , dan secara kebetulan pada saat kejadian itu ia tidak berada di tempat.
sebab ada acara di Lampung dan saya sudah meminta izin ke kepala desa , dan hari senen itu berangkat ke lampung baru sampai hari ini selasa (15/11/22) ,”ujar nya .
Namun pada saat pemeriksaan di posyandu ibu haryani dan bayi kandungan hasilnya tidak ada masalah usia kandungannya sesuai ,ibu pun rutin ke posyandu ,” sampai Bidan Desa selasa (15/11/22). ( MJ )











