Wartainspirasi.com – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia melalui Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu menggelar sosialisasi sekaligus meresmikan pembentukan Desa Binaan Imigrasi di Desa Pondok Kelapa.
Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata dalam mencegah dan mengantisipasi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) serta Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM).
Acara tersebut berlangsung dengan khidmat di Aula Kantor Desa Pondok Kelapa pada Jumat (3/7/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur penting masyarakat dan pemerintahan, di antaranya:
- Camat Pondok Kelapa, Ridulima, S.Sos., M.AP.
- Kepala Desa Pondok Kelapa, Alamsyah (selaku tuan rumah).
- Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
- Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
- Tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur pemuda, serta penggerak PKK dan perangkat desa.
Dalam pemaparannya, perwakilan jajaran Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu menegaskan bahwa pembentukan Desa Binaan Imigrasi ini bertujuan menjadi benteng pertahanan pertama di tingkat desa dalam mengantisipasi kejahatan perdagangan manusia.
”Desa binaan ini akan menjadi sentral komunikasi dan edukasi bagi warga. Jika ditemukan indikasi atau unsur tindak pidana perdagangan orang, masyarakat bisa langsung berkoordinasi dan melaporkannya kepada pihak berwajib atau kantor imigrasi. Kerjasama ini murni demi keselamatan warga dari ancaman TPPO dan TPPM,” ujar petugas Imigrasi dalam arahannya.
Kepala Desa Pondok Kelapa, Alamsyah, menyambut positif dan mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh pihak Imigrasi kepada desanya. Menurutnya, program ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus mandat penting untuk melindungi warga.
”Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya yang berencana menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri, agar selalu berhati-hati. Tolong laporkan ke pihak desa sebelum keberangkatan agar keselamatan warga bisa kita antisipasi. Jangan sampai ada TKI ilegal dari desa kita,” tegas Alamsyah.
Senada dengan Kades, Camat Pondok Kelapa, Ridulima, S.Sos., M.AP., turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI.
”Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Desa Pondok Kelapa. Ke depan, kami berharap desa-desa lain di wilayah Kecamatan Pondok Kelapa juga bisa dibentuk menjadi Desa Binaan Imigrasi. Dengan begitu, pencegahan terhadap tindak pidana perdagangan manusia bisa berjalan lebih masif dan menyeluruh,” harap Camat Ridulima menutup ruang sambutan.













