Wartainspirasi.com — Aksi unjuk rasa (UNRAS) oleh puluhan masyarakat yang menamakan “Tim Warga Desa Banjarsari” terkait Sengketa Lahan dengan PT Budi Gema Gempita (BGG) dikecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, dinilai sudah tidak murni dari Aspirasi masyarakat.
Terbukti, telah tersebar surat pemberitahuan ajakan untuk ikut dalam Aksi Damai kepada seluruh lapisan masyarakat Desa Banjar Sari kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat tanpa terkecuali dapat hadir tanpa terkecuali untuk hadir dalam unjuk rasa (UNRAS) yang digelar pada Senin (31/8/2026) sekira pukul 08.00 WIB sampai selesai dikantor Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Lahat, dengan titik kumpul Gang Masjid Dusun 2.
“Benar, setelah kami terima surat pemberitahuan ajakan untuk Aksi Damai yang dinamakan “Tim Perjuangan Warga Desa Banjar Sari” dan isi surat seruhan tersebut, bagi masyarakat Non Pemilik Lahan yang ikut berjuang akan mendapatkan pembagian sebesar 5 % dari hasil perjuangan,” ungkap salah satu warga kecamatan Merapi Timur, Lahat, pada Senin (31/8/2026).
Sehingga, menurutnya, dengan bukti surat pemberitahuan ajakan untuk ikut Aksi Damai ke-Kantor Pemerintahan Kabupaten Lahat tersebut, sudah tidak murni dan bukan lagi memperjuangkan Aspirasi masyarakat Desa Banjar Sari.
“Apalagi dalam isi surat pemberitahuan Aksi Damai tersebut, bagi masyarakat Non Pemilik Lahan yang ikut dalam Penyampaian Aspirasi Masyarakat hari ini, akan diberikan pembagian sebesar 5 % dari hasil Perjuangan,” tegasnya.
Hal senada disampaikan warga Merapi lainnya yang juga salah satu Karyawan minta namanya tidak disebutkan mengaku, setelah menerima surat dan membacanya Pemberitahuan ajakan Unjuk Rasa ke-Kantor Pemkab Lahat itu, ternyata perjuangan tersebut, sudah tidak murni lagi.
“Dugaan kami nilai, hanya untuk kepentingan atau sekelompok maupun golongan orang-orang tertentu. Oleh karena itu, kami minta dengan Aparat Penegak Hukum (APH) dapat memanggil Ketua Tim Perjuangan dari Aksi demo yang digelar hari ini didepan kantor Pemkab Lahat,” pintanya.
Isi surat Pemberitahuan ajakan Aksi Demo tersebut, bersama ini kami dari Tim Perjuangan Desa Banjar Sari memberitahukan sekaligus mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat Desa Banjar Sari tanpa terkecuali, dapat hadir dan berpartisipasi mendukung Perjuangan Sengketa Lahan masyarakat terhadap PT Budi Gema Gempita dalam rangka aksi damai pada Senin (31/8/2026) sekira pukul 08.00 WIB sampai selesai, kantor Pemkab Lahat dengan Titik kumpul di Gang Masjid Dusun 2.
Tim Perjuangan Banjar Sari juga menyampaikan, bahwa dukungan dari masyarakat Desa Banjar Sari sangat kami butuhkan dalam Perjuangan ini.
Kami sudah membuat Komitmen secara tertulis sesuai tercantum dalam hasil rapat sebelumnya, bahwa masyarakat Non Pemilik Tanah yang ikut berjuang akan mendapatkan pembagian sebesar 5 Persen, dari hasil perjuangan Sengketa Tanah ini. Tertanda Ketua Tim Perjuangan Herwinsyah.













