Wartainspirasi.com — Bertempat dikantor Camat Pulau Pinang Kabupaten Lahat, telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan tentang Karhutla.
Acara sosialisasi dan penyuluhan tersebut, langsung dari Tim Mabes TNI yang dipusatkan dikantor Camat Pulau Pinang, Lahat, pada Jum’at (4/9/2026) sejak pukul 08.30 WIB sampai dengan selesai.
Kedatangan Tim Penyuluhan dari Mabes TNI ini diantaranya, Kolonel CPM Muhammad Faisal Amin Lubis, Kolonel Kal Heri Supriyadi, Kolonel Tek Rachmat Darmawan, Kolonel Mar Wachid Hasbollah, Kolonel Mar Untung Tarmanto, dan Mayor Mar Didik Sutejo.
Tim dari Kodim 0405/Lahat yakni, Danramil 06/Muara Pinang, Kapten Inf Heri Prabowo, diikuti Danramil 405-07/PP, Kapolsek Pulau Pinang, anggota Koramil 405-07/PP, anggota Polsek Pulau Pinang, para Camat dan kepala desa wilayah Pulau Pinang, Humas masyarakat Pulau Pinang, staf dan ASN kecamatan Pulau Pinang, dan masyarakat wilayah Koramil 07/PP.
Danramil 405-07/Pulau Pinang Kapten CAJ (K) Okta melalui Babinsa PELDA Rohman mengaku, acara dimulai dengan pembukaan, lalu, menyanyikan lagi Indonesia Raya, dan Doa, diterimuskan dengan sambutan-sambutan, serta penyampaian Materi Sosialisasi dan Penyuluhan tentang Karhutla.
“Untuk sosialisasi dan penyuluhan tentang tehnik pencegahan dan pelaporan apabila terjadi kebakaran,” kata PELDA Rohman, pada Jum’at (4/9/2026).
Termasuk, sambung PELDA Rohman, Tim dari Mabes TNI juga menyampaikan tentang Pemahaman kerugian akibat bencana Karhutla.
“Karena apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan berdampak Pencemaran Polusi udara lingkungan masyarakat dari imbas Karhutla. Oleh karenanya, pembentukan Tim Septi pemadaman api apabila terjadi kebakaran skala besar, dan pembuatan KPL beberapa untuk cadangan air guna pemadaman kebakaran Hutan dan Lahan,” ujarnya.
Untuk daerah-daerah yang sering Kebakaran, dijelaskan PELDA Rohman, sehingga, acap kali dibahas dalam rapat Bupati Lahat. Maka dari itu, diperlukan pembuatan beberapa KPL cadangan air untuk pemadaman Karhutla.
“Rencana akan dibentuk Tim masyarakat/karyawan Peduli Api (MPA) Terpadu pemadaman kebakaran dari unsur Pemerintah dan Masyarakat akan kembali dibentuk. Selama proses kegiatan sosialisasi dan penyuluhan Karhutla berjalan aman, tertib dan terkendali,” pungkas PELDA Rohman.













