Pewarta Marjhon
Wartainspirasi.com, Kaur – Setelah beberapa hari ini warga Kaur yang hasil rapid test warga Kaur terpapar covid-19. yang mana berawal dari hasil hasil sawb dinas kesehatan provinsi Bengkulu ,di dalam bulan ini sudah ada 5 orang yang terkinfirmasi terpapar covid-19 dan ke 3 orang warga Kaur tersebut sudah di isolasi di Bengkulu.
Dengan terjadi hasil sawab tersebut dan orang kaur ini terkonfirmasi covid- 19 ,maka pihak gugus tugas yang di tangani langsung pihak BPBD kaaur telah melakukan penyemprotan ke lingkup kantor Padang Kempas, karena ada dua orang lagi warga Kaur terkonfirmasi covid-19, di ketahui 2 orang tersebut merupakan pegawai yang di instansi Bappeda -Litbang dan Kantor Inspektorat yang berada di Padang Kempas.
Kepala BPBD Kaur Ujang Safiri yang di sampaikan oleh sekretaris BPBD Aprianto saat di komfirmasi membenarkan ” bahwa kegiatan dari BPBD hari inu Senen 26/10/20, telah melaksanakan kegiatan penyemprotan di perkantoran Padang Kempas, penyemprotan di lakukan di Dinas Pemda Kaur, Inspektorat dan Bappeda, tujuan nya untuk memusnah kan dan memutus penyebaran virus covid-19,” kata Aprianto ada ASN yang berkeja di lingkup perkantoran Padang Kempas di nyatakan terkonfirmasi covid-19.
Kita harapkan kepada masyarakat dan warga kaur apa lagi pegawai dan lain nya yang ingin berpergian ,hendaklah Di utamakan prtokes itu di laksanakan, baik memakai masker dan sering cuci tangan serta di kantor jangan sampai tidak tersedia tempat cuci tangan dan Handsanitiser, karena kelihatan saat ini hampir terabaikan .ucap nya .
Dapat di ketahui setelah ditetapkan empat warga Kaur terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil uji Swab yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu beberapa hari yang lalu, pada Minggu kemarin Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu merilis bahwa Kabupaten Kaur bertambah dua warganya yang terkonfirmasi positif Covid-19, yang rilisan dikeluarkan pada pukul 15.00 Minggu kemaren .
Berikut data warga Kaur ini yang dirilis Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu:
1. Kasus 975 berumur 22 tahun berjenis kelamin laki-laki, dengan keluhan hilangnya rasa pada indra penciuman dan sudah melakukan isolasi mandiri.
2. Kasus 976 berumur 45 tahun berjenis kelamin perempuan, dengan keluhan batuk dan lesu, dan sudah melakukan isolasi secara mandiri.









