WARTAINSPIRASI.COM, KAUR – Bupati Kaur menargetkan realisasi pendapatan mencapai Rp 909 miliar. Dihadapan anggota DPRD Kaur, dimana pada paripurna ini DPRD telah mendengarkan Nota Keuangan Daerah Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) tahun 2021. Senin (27/9/2021)
Penyampaian Bupati Kaur, H. Lismidianto, SH, MH optimis mencapai target pendapatan tersebut dan Bupati mengutarakan beberapa sumber pendapatan yang dapat dikelolah dengan maksimal, misalnya PAD, trsanfer Pusat, transfer Daerah dan pendapatan lainnya .
Semua ini berkat dukungan semua pihak, dengan kerja cekat, cepat dan tepat sehingga capaian dan target akan menghasilkan dengan baik. Maka dari itu di harapkan semua OPD dapat berkerja lebih maksimal lagi dalam tugas dan tanggung jawab masing-masing melaksanakan dan merealisasikan anggaran khususnya PAD.
Didalam RAPBD-P tersebut , Pemerintah Kabupaten Kaur mengarahkan pada beberapa program diantaranya, peningkataan sumber daya manusia, penanganan dan pengendalian Covid-19, serta bidang sarana dan prasarana dan sosial. Sampai akhir rapat paripurna pengantar ini di tutup dilanjutkan rapat paripurna tahap pandangan fraksi.
lanjutan Rapat Paripurna agenda pandangan fraksi terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P), di mulai pada pukul 13.00 WIB dengan tertib.
Adapun pandangan Fraksi di DPRD Kaur telah menyampaikan pandangannya terhadap RAPBD-P . Hasil yang disampaikan Bupati Kaur, H. Lismidianto, SH, MH dalam paripurna pembacaan nota keuangan RAPBD-P Tahun 2021.
Pandangan dari Fraksi Partai PDI Perjuagan menyampaikan terimakasih kepada Pemda Kaur yang telah berjuang keras dalam penyusunan RAPBD-P dan berjalan dengan maksimal dan Fraksi PDI Perjuangan sangat mengapresiasi rencana yang akan dititik beratkan pada bidang peningkatan sumber daya manusia, penanganan dan pengendalian Covid-19, pembangunan sarana dan prasarana serta bidang sosial.
Lanjut Fraksi PDI Perjuangan juga mengutarakan ke Pemerintahan Kabupaten Kaur supaya lebih serius menyikapi keluhan masyarakat, misalnya tentang hewan ternak yang berkeliaran di jalan raya. Sebab hewan ternak juga kerap menjadi akar konflik karena merusak tanaman petani dan membahayakan pengendara.
Sedangkan dari fraksi Se’ase seijean juga mengapresiasi atas keberhasilan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) yang mampu menarik (PAD) dari sektor pajak tambak udang yang sudah beroperasi , sehingga dari dinas kelautan dan perikanan saat ini telah bisa mengumpulkan pajak tambak udang sebesar Rp 658 juta , masuk pada Kasda.
Di singgung juga terkait pelayanan RSUD Kaur yang menarik biaya ongkos ambulance pengantar jenazah ke rumah duka. Dan juga di singgung pihak Dinas Kominfo untuk komitmen membangun tower signal telekomunikasi di daerah yang hingga saat ini masih mengalami blank sport.
Pada Rapat paripurna mendengarkan nota keuangan RAPBD-P ini dihadiri oleh para Staf ahli, para OPD ,para Camat, Kesra dan FKPD . Dalam rRapat berjalan ini berjalan mulus, lancar, tertib dan telah menerapkan Protokol Kesehatan. (Marjhon)













