Bengkulu Tengah — Ditengah krisis ekonomi yang berdampak pada harga hasil perkebunan dan pertanian anjlok, sangat miris SMA Negeri 07 Bengkulu Tengah yang terletak di Kecamatan Pematang Tiga Kabupaten Bengkulu Tengah hanya memeiliki 3 orang Guru yang berstatus PNS selebihnya tenaga honorer.
Masyarakat merasa kesulitan untuk merekomendasikan anak mereka di SMA yang ada di Kecamatan Pematang Tiga, masih diatas 30 % mencari ilmu ke tempat lain atau diluar Kecamatan Pematang Tiga, hanya karena tenaga pengajar di SMA cuma ada 3 orang guru yang berstatus PNS dan berkompeten dibidangnya.
“Dinilai kurang 50% tenaga pengajar berstatus PNS di Pematang Tiga ini,” ungkap Zainal Aktam Kades Pematang Tiga.
Hal senada diungkap Eska Bunardi juga seorang tokoh dan politisi (mantan Sekretaris PDI-P Benteng), “kami berharap adanya pemerataan penempatan tenaga pengajar dari dinas terkait khususnya tingkat Sekolah Menegah Atas (SMA) atau Sedrajat.
Tenaga pengajar yang berkompeten yang bisa meningkatkan kualitas pendidikan anak anak kami di Kecamatan Pematang Tiga khususnya dan di Kabupaten Benteng pada umumnya,” ucap Eska.
Rahmat selaku Kepala SMAN 07 Bengkulu Tengah membenarkan, “kalau tenaga pengajar yang berstatus PNS cuma 3 orang, termasuk saya dan bidang study memang benar 16 bidang study pak, untuk saat ini kami di bantu tenaga honorer pak,” ungkap Kepsek. (Pendi)











