Bengkulu Tengah — Faktanya, Konstruksi jalan Lapen yang terletak di Desa Sukarami Kecamatan Taba Penanjung Kabupaten Bengkulu Tengah sudah mulai mengalami kerusakan yang cukup parah. Sejumlah titik ruas jalan bergelombang bahkan terbongkar hingga membuat jalan berlubang.

Selain itu aspal juga mulai retak serta mengelupas, krikil berhamburan yang bisa saja berpotensi mencelakai pengendara yang melintas di jalan yang baru selesai dikerjakan. Salah satu warga Desa Sukarami yang sering melintasi jalan yang baru tersebut menyanyangkan jeleknya kualitas pekerjaan Lapen tersebut
“Sangat disayangkan mutu pekerjaan jalan ini rendah sekali, kasihan para petani yang sering melintasi jalan tersebut akan kesulitan lagi seperti sebelum dibangunnya jalan ini,” ucapnya yang enggan disebutkan namanya.
Kenyataannya memang demikian saat awak media melihat langsung jalan Lapen yang baru selesai dibangun sudah mengalami kerusakan parah, padahal jalan sepanjang 550 Meter memakan anggaran yang lumayan besar Rp. 924.390.000, sebagai pelaksana PT. Rintomy Rizky dengan Konsultan Pengawas PT. Gading Perunacitra Engineering dengan waktu pelaksanaan 180 hari tapi sayangnya tidak tercantum volume yang jelas mengenai jalan tersebut./Ms













