Wartainspirasi.com, Benteng – Rembuk stunting yang dilaksanakan di Kantor Desa Batu Raja membahas penanganan stunting yang semakin mendesak.
Ditemukan bahwa berat badan 2 persen dari 380 balita berusia 2 tahun ke atas di Kabupaten Bengkulu Tengah tidak mengalami kenaikan, menunjukkan adanya kasus stunting.
Di Desa Batu Raja, 65% dari balita belum mendapatkan pelayanan posyandu secara optimal, yang berkontribusi terhadap masalah ini.
Dalam rapat tersebut, Bapak Camat, Kepala Puskesmas Batu Raja, Rina sebagai kader posyandu, Ketua BPD, pendamping desa, serta Kepala Desa Budi Antoni, sepakat untuk menyusun prioritas penanganan stunting untuk tahun 2025.
Prioritas tersebut meliputi penambahan penyuluh ibu-ibu di posyandu, pemeriksaan rutin kolesterol dan KB, serta pembentukan dapur stunting untuk penyediaan makanan sehat. Selain itu, perbaikan fasilitas posyandu menjadi bagian dari rencana tersebut.
Nasution, mewakili Kepala Puskesmas menjelaskan, bahwa ada empat indikator utama yang harus diperhatikan: pemantauan berat badan bayi, pelaksanaan penyuluhan kesehatan, manajemen posyandu, dan penyediaan makanan bergizi.
Rembuk ini diharapkan dapat mempercepat penurunan angka stunting dan meningkatkan kesehatan balita di Desa Batu Raja. (Adv/Taufik)









