Wartainspirasi.com – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Mall Pelayanan Publik (MPP) Barru pada Kamis pagi (4/12/2025).
Didampingi Inspektur Abd. Rahim dan Kepala Dinas Kominfo-SP, Syamsuddin, Sidak ini bertujuan untuk memantau langsung kedisiplinan petugas dan memastikan seluruh layanan berjalan optimal.
Dalam tinjauannya, Bupati Andi Ina menemukan adanya beberapa stand atau gerai layanan yang tidak dijaga petugas pada jam operasional. Sejumlah warga terlihat menunggu, sementara loket pelayanan yang seharusnya aktif tampak kosong.
Menanggapi temuan tersebut, Bupati langsung memberikan penegasan keras.
“Ini tidak boleh terjadi. Pelayanan publik harus siap, hadir, dan disiplin. Masyarakat datang bukan untuk menunggu petugas yang terlambat,” tegas Bupati Andi Ina.
Ia menekankan bahwa kesiapan dan kehadiran petugas tepat waktu adalah kunci utama dalam memberikan pelayanan prima, dan keterlambatan atau ketidakhadiran petugas tidak dapat ditoleransi.
Di balik temuannya mengenai gerai yang kosong, Bupati juga memberikan apresiasi khusus kepada sejumlah petugas yang dinilai bekerja melampaui ekspektasi, terutama petugas dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
Saat berdialog, salah seorang petugas Dukcapil mengaku bahwa ia dan timnya seringkali bekerja hingga pukul 20.00 malam demi menuntaskan pelayanan kepada masyarakat.
Mendengar dedikasi ini, Bupati menyampaikan pujian. Namun, ia juga memberikan pesan penting mengenai keseimbangan hidup.
“Saya bangga kalau ada petugas yang rela bekerja lebih. Tapi ingat, kalau tidak ada yang terlalu urgen, tunda saja esok hari kalau jam kerja sudah habis. Keseimbangan itu penting, gunakan juga waktu untuk keluarga, anak, istri, atau suami,” pesannya.
Bupati menegaskan bahwa definisi pelayanan yang baik bukan semata-mata berarti bekerja berlebihan, melainkan bekerja secara tepat waktu, disiplin, dan profesional sesuai standar jam kerja yang telah ditetapkan.
Sidak diakhiri dengan arahan kepada seluruh instansi yang berada di MPP. Bupati meminta agar segera dilakukan evaluasi internal, memperkuat koordinasi terkait penjadwalan petugas, dan memastikan bahwa tidak ada lagi gerai pelayanan yang kosong pada jam operasional.







