Wartainspirasi.com – Bencana angin puting beliung melanda Dusun Pancana, Desa Pancana, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, pada hari Sabtu, 13 Desember 2025, sekitar pukul 10.00 WITA.
Peristiwa alam yang terjadi secara singkat namun disertai angin kencang ini mengakibatkan kerusakan pada sejumlah rumah warga di wilayah tersebut.
Berdasarkan pendataan sementara pasca kejadian, tercatat 10 unit rumah di Dusun Pancana dan Dusun Cenrapole mengalami kerusakan, dengan tingkat kerusakan yang bervariasi, mayoritas terjadi pada bagian atap rumah dan bangunan penunjang.
Sepuluh kepala keluarga yang terdampak bencana ini adalah Sitti (70), Nurul Muhlisiyah (38), Sainuddin (45), Hamida (47), Fitriani (50), Masni (35), Alimuddin (40), Gusman (42), Jamaluddin (52), dan Sakka (62).
Untuk memastikan kondisi warga dan langkah penanganan awal berjalan dengan baik, Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, langsung turun meninjau lokasi terdampak.
Beliau didampingi oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Kabupaten Barru serta sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Kunjungan ini bertujuan untuk memantau situasi secara langsung, mengkoordinasikan upaya penanganan, serta memastikan kebutuhan mendesak warga segera terpenuhi.
Pasca kejadian, Pemerintah Daerah bersama unsur terkait sigap melakukan langkah-langkah penanganan awal, meliputi:
Pendataan rumah dan warga terdampak.
Koordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan setempat.
Pembersihan material bangunan yang rusak bersama-sama dengan masyarakat.
Pelaporan awal kepada BPBD Kabupaten Barru melalui Pusdalops.
Meskipun kondisi di lokasi saat ini dilaporkan aman dan kondusif, beberapa rumah warga masih memerlukan perbaikan mendesak.
Kebutuhan yang paling dibutuhkan saat ini meliputi terpal, seng atau atap rumah, serta bantuan logistik dasar untuk membantu warga yang kehilangan tempat tinggal yang layak.
Pemerintah Kabupaten Barru berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan dan koordinasi lintas sektor guna memastikan penanganan lanjutan bagi warga terdampak dapat segera dilakukan secara optimal.













