Minahasa Selatan — Seperti yang diberitakan pada media ini edisi 8/9/2022 bahwa adanya kasus hilangnya ratusan juta milik salah satu nasabah besar Ricky Kalangi dari rekening pribadinya melalu layanan produk BRI Mobile (BRImo) membuat pihak BRI angkat bicara terkait hal tersebut seperti yang dikirimkan oleh Pimpinan Cabang Bank BRI Tondano Muh Munawir Nadjib via Whatshapnya denga Nomor 08124248**** pada Rabu 8/9/2022 menanggapi akan hal tersebut bahwa
Terkait dengan berkurangnya saldo tabungan salah satu nasabah BRI Tumpaan di Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, dapat kami sampaikan beberapa hal sebagai berikut:
– BRI telah menerima serta menindaklanjuti pengaduan nasabah, dengan melakukan investigasi atas pengaduan dimaksud.
– Ybs merupakan korban tindak kejahatan Social Engineering, yang disebabkan nasabah memberikan data transaksi perbankan yang bersifat pribadi dan rahasia sehingga transaksi dapat berjalan sukses sesuai pelaporan ybs di Call Center BRI yang tercatat melalui pelaporan di BRICare
– BRI menghimbau nasabah, agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi perbankan, rutin melakukan penggantian PIN kartu ATM dan juga menjaga kerahasiaan data nasabah seperti nomor rekening tabungan, nomor kartu, nomor CVV kartu kredit, nomor OTP transaksi, dsb. kepada pihak manapun, termasuk yang mengatasnamakan BRI. BRI berempati atas hal tersebut, namun demikian bank hanya akan melakukan penggantian kerugian kepada nasabah apabila kelalaian diakibatkan oleh sistem perbankan.
– BRI menghimbau nasabah untuk senantiasa menggunakan saluran resmi website dan social media resmi (verified/centang biru) sebagai media komunikasi yg dapat diakses oleh masyarakat melalui:
• Web: www.bri.co.id
• IG: @bankbri_id
• Twitter: bankbri_id, kontak bri, promo_bri
• FB: Bank BRI
• Youtube: Bank BRI
– Apabila mendapat notifikasi melalui sms/email atas transaksi yang tidak dilakukan, nasabah agar segera menghubungi Contact BRI 14017/1500017 untuk melakukan disable/pemblokiran kartu ATM./onal Mamoto







