Wartainspirasi.com – Aroma khas kuliner laut menyengat menggugah selera di Lapangan Merdeka Bintuhan.
Di tengah riuh ribuan pasang mata yang memadati lokasi, Kabupaten Kaur sukses menancapkan taring pariwisatanya ke kancah nasional.
Mengangkat tema “Sambal Langat Gurita Kaur untuk Nusantara”, Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos, MAP secara resmi membuka Festival Gurita 2026 pada Jumat (22/5/2026).
Perhelatan akbar ini digelar tidak hanya sebagai magnet wisata, tetapi juga sebagai bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Kaur.
Sejak pagi hari, antusiasme warga dan wisatawan lokal maupun luar daerah sudah tak terbendung.
Festival Gurita tahun ini bertransformasi menjadi etalase budaya, promosi wisata, dan motor penggerak ekonomi kreatif berbasis hasil laut.
Bintang utamanya? Tentu saja Sambal Langat Gurita, kuliner ikonik khas Kaur yang berhasil mencuri perhatian para pemburu takjil dan pencinta kuliner.
Dalam sambutannya, Bupati Gusril Pausi menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas terlaksananya festival ini dalam suasana penuh kebahagiaan.
Ia menegaskan bahwa tema yang diusung merupakan refleksi dari visi besar daerah.
“Kemajuan daerah dimulai dari kebanggaan atas potensi lokal kita sendiri. Sambal langat bukan sekadar masakan, tapi identitas masyarakat Kaur,” ujar Bupati Gusril penuh semangat.
Di usianya yang ke-23, Kabupaten Kaur ingin membuktikan diri sebagai pusat potensi kelautan yang diperhitungkan.
Bupati secara tegas mengimbau para nelayan dan pelaku usaha untuk berhenti menjual gurita dalam bentuk mentah.
Menurutnya, masa depan ekonomi Kaur ada pada hilirisasi dan produk olahan kreatif yang bernilai tambah tinggi.
Untuk mewujudkan visi Kabupaten Kaur yang maju, sejahtera, dan bahagia, Bupati Gusril membeberkan tiga fokus utama pengembangan ekonomi kreatif ke depan:
Inovasi Produk & Pasar Modern: Mendorong produk olahan gurita (seperti sate gurita kemasan, kerupuk gurita, hingga sambal langat siap saji) agar mampu menembus hotel berbintang, supermarket, dan pasar nasional.
Optimalisasi Digital: Memberikan apresiasi dan ruang bagi generasi muda serta konten kreator yang aktif mempromosikan pesona Kaur di media sosial.
Kolaborasi Lintas Sektor: Membangun ekosistem yang solid antara nelayan, pelaku kuliner, desainer kemasan, fotografer, hingga seniman lokal.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kaur sekaligus Ketua Panitia, Juli Sarti, SKM, menjelaskan bahwa festival ini dirancang sebagai wadah pelestarian budaya sekaligus penguatan identitas kuliner Kaur.
Untuk memeriahkan suasana, panitia menggelar beragam kompetisi menarik, mulai dari lomba lagu daerah, tari adat kreasi, hingga lomba masak kreasi gurita.
Menariknya, festival ini juga menghadirkan aksi masak besar (Live Cooking) yang dipandu langsung oleh alumni MasterChef Indonesia Season 9, Dinda Alamanda.
Tak berhenti di siang hari, kemeriahan Festival Gurita 2026 akan ditutup dengan panggung hiburan megah pada malam puncak.
Penonton akan dihibur oleh penampilan spesial dari artis ibu kota Resa Herlambang serta aksi panggung enerjik dari Kolesterol Band.







