WARTAINSPIRASI.COM — Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Kaur (TPPS) tahun 2022 di Gedung Serba Guna (GSG) komplek Perkantoran Padang Kempas Kabupaten Kaur mengadakan rapat untuk mereviw kinerja tahunan dalam aksi integrasi stunting Kabupaten Kaur 2022, Rabu (28/12/22).
Hadirkan sebagai narasumber Dinas Kesehatan, Bappeda Litbang dan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DP3KBP2A), BKD, DLH, Diknas, Perkim, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan , Dinas PMD, Dinas Ketahanan Pangan.
Dinas Dukcapil ,Dinas Kominfo, Ka-BPS, Kemenag Kaur, Kabag Kesra, Kabag Humas Pemda Kaur, Camat se-Kabupaten Kaur, RSUD, Kepala Puskesmas se-Kecamatan, Ketua Tim penggerak PKK, Pj ,Gizi Buruk dan 70 Desa dari Lokus Stunting.
Dinas Kesehatan melalui Sekretaris Dinkes Nurlita Ruli. SKM, berharap Kabupaten Kaur berupaya untuk menurunkan angka stunting dengan target nomor empat dari sepuluh Kabupaten /Kota di Provinsi Bengkulu
Dengan demikian untuk mencapai angka tersebut maka peran kerjasama kita semua untuk terus di tingkatkan Camat, Kepala Desa dan Stakeholder lainnya tetap kerja keras supaya tercapai nya penurunan stunting yang kita harapkan,” sampai Ruly.
Sambutan Wakil Bupati Kaur, H. Herlian Muckhrim, ST sekaligus membuka acara secara resmi dan langsung memberikan arahan dalam pertemuan review kinerja tahunan Aksi Integritas Stunting di Kabupaten Kaur Tahun 2022 .
Ia sampaikan Pemda terus berupaya melakukan langkah-langkah untuk penurunan stunting di Kaur, akhir tahun evaluasi bersama untuk program tahun 2023 mendatang.
Tahun 2022 bagian pembelajaran untuk mengevalusi supaya dapat memperbaiki meningkatan kinerja yang akan datang Kabupaten Kaur bisa nomor 2 se-Provinsi Bengkulu untuk tingkat penurunan stunting tidak ada yang tidak mungkin bisa kita capai,” akhir Wabup.
M.Suhadi Kapala Bappeda-Litbang Kaur pada sambutan, ia berharap pentingnya acara ini hendaknya seluruh pejabat terkait hadir, ini pekerjaan kita semua dalam membantu tim sebagai ujung tombaknya desa termasuk peran OPD semua selalu dibutuhkan agar impian kita semua bisa tercapai dengan baik.
Pada pencapaian Angka stunting Kabupaten Kaur, 11,3% jauh lebih rendah penurunnya dibandingkan Kabupaten lain se- Provinsi Bengkulu sedangkan secara nasional angka stunting Kabupaten Kaur diangka 20% berdasarkan survey SSGI (Survei Status Gizi Indonesia,” terang Suhadi. (Mj)







