Wartainspirasi.com – Tugu informasi permanen yang selama ini menjadi penanda utama kawasan Wisata Danau Gedang, Desa Padang Betuah, Kecamatan Pondok Kelapa, Bengkulu Tengah, kini tinggal puing-puing.
Logo bertuliskan “Wisata Danau Gedang” yang sebelumnya berdiri kokoh di tengah area wisata tersebut, kini telah hilang tanpa jejak, menyisakan kerusakan yang memprihatinkan.
Pantauan media ini di lapangan menunjukkan bahwa tidak ada lagi simbol atau penanda resmi yang menunjukkan kawasan wisata tersebut. Selasa (13/5/2025).
Hal ini membuat lokasi wisata terkesan tidak terurus dan kehilangan identitas visual yang selama ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.
Seorang warga Desa Padang Betuah yang enggan disebut namanya membenarkan bahwa tugu informasi yang dibangun dengan biaya mencapai puluhan juta rupiah tersebut dulunya menjadi penunjuk penting bagi wisatawan.
Kini, kondisi tersebut justru memicu kekecewaan masyarakat.
“Tugu informasi itu sangat penting, apalagi bagi pengunjung dari luar. Sekarang sudah roboh dan tidak ada perhatian dari pihak berwenang,” ungkapnya.
Lebih lanjut, warga juga menyoroti kondisi jalan menuju lokasi wisata yang mengalami kerusakan parah.
“Bukan hanya tugunya yang rusak, jalan ke lokasi pun sangat memprihatinkan. Ini jelas berdampak pada menurunnya jumlah pengunjung,” tambahnya.
Wisata Danau Gedang selama ini dikenal sebagai destinasi favorit masyarakat lokal maupun wisatawan dari luar daerah.
Potensinya sebagai aset daerah sangat besar, baik dalam mendukung ekonomi masyarakat setempat maupun meningkatkan pendapatan daerah.
Namun, lemahnya perhatian dari instansi terkait dinilai membuat potensi ini kian meredup.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah segera mengambil langkah konkret sebelum Wisata Danau Gedang benar-benar kehilangan daya tariknya.
“Pemerintah jangan tinggal diam. Ini aset daerah yang seharusnya dirawat dan dikembangkan. Jika dikelola dengan baik, bisa sangat membantu ekonomi masyarakat,” tegas narasumber.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah daerah terkait robohnya tugu informasi tersebut maupun perbaikan akses jalan menuju lokasi wisata.
Laporan : Mustika









