Wartainspirasi.com — Pengurus Daerah Ikatan Pemulung Indonesia (IPI) Kabupaten Lahat menggelar rapat kerja perdana sebagai langkah awal memperkuat organisasi sekaligus menyusun program pemberdayaan bagi para pemulung di Kabupaten Lahat.
Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua IPI Lahat, Tomi Sahara, bersama jajaran pengurus. Dalam pertemuan ini, pengurus berkomitmen untuk segera “mengebut” berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan dan peningkatan kesejahteraan pemulung.
Ketua IPI Lahat, Tomi Sahara, menyampaikan bahwa rapat perdana menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah seluruh pengurus.
“Kita ingin IPI Lahat tidak hanya menjadi organisasi, tetapi benar-benar hadir memberikan manfaat bagi pemulung. Program-program yang akan kita jalankan akan disusun secara bersama dan bertahap,” ujarnya, pada Rabu (26/8/2026).
Dukungan juga datang dari Dewan Pembina IPI Lahat, Dodi DP, yang memiliki pengalaman sekitar 20 tahun berkecimpung dalam kegiatan dan pengelolaan bank sampah.
Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam mendorong program pemberdayaan pemulung, khususnya dalam membangun ekosistem pengelolaan sampah yang memiliki nilai ekonomi.
Menurut Dodi DP, pemulung memiliki peran besar dalam menjaga lingkungan sekaligus menjadi bagian penting dari rantai ekonomi sirkular. Karena itu, diperlukan program yang mampu meningkatkan kapasitas, pendapatan, serta kemandirian para pemulung.
IPI Lahat ke depan diharapkan dapat mendorong berbagai program, mulai dari pemberdayaan pemulung, penguatan bank sampah, edukasi pengelolaan sampah, peningkatan nilai jual barang bekas, hingga pengembangan usaha ekonomi produktif.
Seluruh program dan agenda organisasi akan kembali dibahas secara lebih mendalam dalam pertemuan berikutnya, sehingga setiap kegiatan dapat disusun secara matang dan melibatkan seluruh unsur pengurus.













