Wartainspirasi.com – Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Barru dan TNI melalui Kodam XIV/Hasanuddin kembali membuahkan hasil nyata bagi masyarakat.
Pada Selasa (07/04/2026), Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si, menghadiri prosesi Ground Breaking (peletakan batu pertama) pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual melalui Video Conference (Vicon) yang dipimpin langsung oleh Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayor Jenderal TNI Bangun Nawoko, berlokasi di titik pembangunan, Jalan Masuk Passedde Bottoe, Kelurahan Tanete, Kecamatan Tanete Rilau.
Dalam arahannya, Mayjen TNI Bangun Nawoko menegaskan bahwa proyek ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Presiden menaruh perhatian besar terhadap kondisi masyarakat di daerah yang selama puluhan tahun terisolasi akibat keterbatasan infrastruktur jembatan.
“Pagi ini saya berdiri atas perintah Bapak Presiden. Beliau merasakan langsung kesulitan yang dialami masyarakat, khususnya anak-anak dan ibu-ibu. Presiden memberikan kewenangan kepada Pangdam untuk melakukan percepatan pembangunan,” ujar Pangdam dalam sambutannya.
Program ini dilaksanakan serentak di 13 titik di jajaran Kodam XIV/Hasanuddin, dengan target ambisius pembangunan 337 titik jembatan di wilayah Sulawesi Selatan.
Secara nasional, pemerintah menargetkan pembangunan sekitar 7.000 jembatan untuk mempercepat konektivitas antarwilayah.
Di Kabupaten Barru, pembangunan jembatan gantung ini diproyeksikan akan memberikan dampak langsung bagi sedikitnya 97 Kepala Keluarga (KK) atau lebih dari 300 jiwa.
Infrastruktur ini diharapkan menjadi urat nadi baru untuk mobilitas ekonomi, akses pendidikan, hingga pelayanan kesehatan.
Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, menyampaikan apresiasi mendalam kepada pemerintah pusat dan TNI.
“Ini adalah bukti nyata perhatian pusat untuk mempercepat infrastruktur di daerah. Kami berharap warga bersabar selama proses pengerjaan dan mendukung penuh demi kemaslahatan bersama,” pungkasnya.
Dandim 1405/Parepare, Letkol Kav S. Simanjuntak, S.I.P, menambahkan bahwa proyek ini ditargetkan selesai dalam waktu 30 hari.
Ia juga mengungkapkan bahwa berkat koordinasi aktif Pemkab Barru, akan ada dua hingga tiga jembatan lagi yang menyusul dibangun dalam beberapa bulan ke depan.
Selain pembangunan fisik, program ini juga terintegrasi dengan program nasional lainnya seperti:
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk ekonomi desa.
Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk menciptakan generasi unggul.
Distribusi kebutuhan pokok bersubsidi termasuk pupuk bagi petani.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat, antara lain:
Ketua PN Barru, Ricco Imam Vimayzar, S.H., M.H.
Perwakilan Kejari dan Polres Barru.
Danramil Tanete Rilau dan Tanete Riaja.
Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar serta masyarakat setempat.
Pembangunan Jembatan Garuda ini menjadi simbol kuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun negeri dari pinggiran, memastikan tidak ada lagi warga yang terisolasi dari kemajuan pembangunan.













