Jalan Penghubung Empat Desa Kikim Timur Rusak Parah

WartaInspirasi.com, Lahat — Ruas jalan di 4 (Empat) desa mulai Desa Tanjung Raya, Desa Lubuk Mabar, Desa Pagar Agung sampai dengan Desa Binjai kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat mengalami kerusakan yang cukup parah.

Padahal jalan di Empat Desa selama ini halus mulus. Namun, dikarenakan, tidak ada pengawasan serta teguran dari Pemerintah Desa (Pemdes) setempat mengakibatkan Jalan sepanjang 4 Desa di Kecamatan Kikim Timur Kabupaten Lahat ini telah mengalami kerusakan.

Diduga kerusakan Jalan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat ini, disebabkan, oleh lalu lalang puluhan sampai ratusan kendaraan mobil Dump Truck mengangkut Galian C milik SP warga desa setempat yang disinyalir tidak mengantongi izin resmi dari Instansi terkait.

“Benar, awalnya jalan penghubung beberapa desa dalam wilayah Kikim Timur Kabupaten Lahat ini, bisa dibilang cukup mulus dan tidak separah seperti saat ini,” ujar Ferry (37) warga desa setempat, pada Selasa (2/4/2024).

Ia menjelaskan, kerusakan jalan salah satu akses penghubung desa Tanjung Raya, Lubuk Mabar, Pagar Agung sampai desa Binjai kecamatan Kikim Timur Kabupaten Lahat ini, diduga kuat oleh aktifitas Galian C yang dikelola SP.

“Kerusakan jalan penghubung antar desa dalam kecamatan Kikim Timur Kabupaten Lahat ini, kian parah sejak lalu lalang ratusan kendaraan Dump Truck yang mengangkut material Galian C,” tutupnya.

Sementara, salah satu kepala desa (Kades) kecamatan Kikim Timur Kabupaten Lahat, yang berinisial FT membenarkan, bahwasannya jalan penghubung antar beberapa desa kecamatan Kikim Timur ini, kerusakannya makin parah.

“Semua itu, diduga akibat aktifitas ratusan Dump Truck lalu lalang setiap hari, sehingga, jalan milik Pemerintahan Kabupaten Lahat tersebut, kerusakannya kian parah mengakibatkan, berdampak bagi para pengendara lainnya baik R2 maupun R4,” ulasnya.

Mobil dump Truck yang membludak, dikatakan FT, saat memasuki musim proyek, terutama diujung tahun seperti bulan Desember 2023 lalu. Jalan penghubung sejumlah desa mengalami kerusakan, karena, seluruh kendaraan saat membawa “Material Krokos” tidak dikeringkan lagi.

“Seharusnya, dikeringkan terlebih dahulu air dari “Material Krokos” baru jalan. Tapi, kenyataan dilapangan air nya keluar dari mobil dump Truck, sehingga, mengakibatkan jalan beberapa Desa di Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat ini mengalami kerusakan yang cukup parah,” tambahnya.

Kapolres Lahat AKBP God Parlasro S.Sinaga, SH, SIK, MH melalui Kasat Reskrim AKP Sapta Eka Yanto SH, M,Si melalui Kanit Pidsus IPDA Achmad Syarif S.Psi, M,Si membenarkan, setelah mendapat laporan masyarakat yang mengeluhkan aktifitas Galian C milik SP, berdebu dan merusak jalan.

“Lalu, Pidsus Polres Lahat terjun kelokasi guna memeriksa sejumlah dokumen, terkait perizinan dalam pengeluaran Galian C, serta izin aktifitas Galian C tersebut,” terangnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan sejumlah dokumen izin yang dikantongi SP, ternyata masih belum lengkap. Sehingga, lokasi Galian C didesa Tanjung Raye kecamatan Pseksu Kabupaten Lahat tersebut, dilakukan “Police Link”.

“Selama izin yang bersangkutan belum lengkap, maka lokasi Galian C miliknya di desa Tanjung Raye tidak akan dibuka alias ditutup sementara waktu selama SP dalam pengurusan pembuatan izin. Kami dari Polres Lahat dalam hal ini Bidang Pidsus, apabila masyarakat melihat yang bersangkutan membuka kembali aktifitas tanbang Galian C tersebut, agar dapat segera melaporkan kepada Polres Lahat atau Polsek terdekat,” pesan Kanit Pidsus Polres Lahat. (Din)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *