Jalin Silaturahmi Anggota DPD RI Berkunjung ke Kecamatan Maje

Wartainspirasi.com, Kaur — Anggota DPD RI H. Ahmad Kenedi. SH.,MH Senator Putra Bengkulu yang sering disapa Bang Ken hari ini berkunjung ke Kantor Camat Maje untuk berkordinasi dan silaturahmi dengan Camat dan Tokoh Masyarakat, Selasa (7/3/23).

Dalam kunjungan Bang Ken menyampaikan apresiasi kepada warga Maje khususnya Kabupaten Kaur yang masyarakatnya damai, rukun dan tenteram.

Dan disebutkan juga atas keberhasilan dalam pembangunan daerah Kaur yang saat ini sudah mulai merata dan meningkat seperti yang kita rasakan saat ini.

Namun diharapkan kedepannya Pemerintah Daerah Kabupaten Provinsi dan Pemerintah Pusat harus terus berkordinasi tentang penanganan kemiskinan ekstrem yang ada di daerahnya supaya pemerataan dalam kesejahteraan itu dapat di rasakan bersama.

Kemiskinan itu sudah menjadi atensi Pemerintah untuk dibantu supaya daerah itu tidak terbebani terus dalam persoalan kemiskinan,” imbu Kenedi.

Berharap di Daerah ini supaya pihak investor yang ingin berinvestasi dapat diberi kemudahan untuk meluaskan usaha supaya Daerah dapat kontribusi dan juga penyerapan tenaga kerja dan juga pihak investor mengutamakan pekerjanya warga pribumi setidaknya 60 persen lokal dan 40 persen dari asal,” paparnya.

Terkait adanya permasalahan dengan warga sekitar tentang limbah pabrik sawit dan limbah tambak udang bisa diatasi bersama, akan tetapi saya berharap jika ada kendala yang berpotensi menimbulkan komfik, mestinya DPRD dan Pemerintah cepat mencari solusi untuk menyelesaikannya.

Saya mengusulkan mestinya dibuatkan tim independensi untuk melibatkan mengawasi perihal dampak limbah yang dimaksudkan, tim independen bisa saja dari kalangan Masyarakat yang sifatnya tidak ada kepentingan terhadap perihal tersebut

Dengan demikian maka hasil pengawasan disampaikan ke Dinas yang berwenang sehingga dapat diketahui pelanggaran atau tidaknya dari limbah tersebut,” sampai Kenedi. (Mj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *