WARTAINSPIRASI.COM, KAUR – Sebuah jembatan gantung penghubung dari Desa Air Pahlawan menuju Dusun Payang sangat memperihatinkan, pasalnya jembatan gantung ini papannya sudah lapuk dan berlumpur serta di tumbuh rumput dimana jembatan gantung ini panjangnya lebih kurang 15 meter dan lebar 2 meter.
Informasi didapat jembatan gantung ini pernah di rehab tahun 2019 dengan jumlah Dana Rp.146 juta lebih dengan sumber dana dari Dinas PUPR Kaur sudah dua tahun berjalan dari perehaban namun sekarang sudah rusak dan lapuk .
Salah satu murid yang di wawancarai media saat mereka sedang melintas yakni Amel (11) yang duduk di kelas VI SDN 72 Kaur, Ia ceritakan kalau mereka setiap ke sekolah melewati jembatan ini, mereka selalu berhati-hati untuk berjalan di atas jembatan karena papan jembatan ini sudah pada lapuk dan bolong-bolong,” ucapnya.
Sementara Murnadi (36) warga Dusun Payang mengatakan kepada media ini, untuk melewati jembatan ini sangat ngeri sekali apa lagi dengan mengendarai motor khawatir jatuh dari papan jembatan bisa saja jatuh ke air dibawah jembatan ini penuh dengan bebatuan yang besar.
Kepala Desa Air Pahlawan Kecamatan Nasal Kabupaten Kaur, Sukma berharap, kiranya Pemerintah ,Dinas terkait atau Lembaga lainnya agar dapat memperbaiki papan jembatan penghubung ini mulai dari 1 unit jembatan dari Desa Air Pahlawan ke SDN dan SMPN sudah lapuk dan bolong-bolong hingga jembatan gantung yang menuju Dusun Payang,” harap Sukma, Rabu (22/09/2021).
” Saya selaku Pemerintahan Desa Air Pahlawan dimohon kepada Pemerintahan dan Dinas terkait agar peduli dengan warga kami ,untuk memperbaiki dua jembatan baik jembatan gantung dan jembatan biasa yang papannya semua sudah pada lapuk dan bolong-bolong,” harapnya.
Dikatakannya juga, “bahwa dua jembatan ini benar -benar aktif di lewati oleh warga sekitar beraktifitas maupun anak- anak sekolah,” tambah Sukma dengan penuh harap. (Marjhon)







