Wartainspirasi.com – Guna melestarikan adat dan budaya lokal yang kaya akan nilai sejarah, Pemerintah Desa Darmo menggelar acara Sedekah Adat Desa (Sedekah Dusun) pada Rabu (15/06/2026).
Acara yang berlangsung meriah ini menjadi salah satu simbol kuatnya pelestarian tradisi di Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim.
Agenda sakral yang digelar berkala setiap pergantian kepala desa (minimal satu kali dalam satu periode jabatan) ini, dihadiri langsung oleh Bupati Muara Enim yang diwakili oleh Staf Ahli Setda H. Ulil Amri.
Turut hadir pula Camat Lawang Kidul Zulchoidir, Kapolsek Lawang Kidul IPTU Chandra, Danramil 404-05/Tanjung Enim Kapten Inf. Kamaludin, jajaran kepala desa/lurah, lembaga adat, perwakilan perusahaan BUMN/swasta (PTBA, PT PAMA, PT MME, PT BSP, PT SBS), serta ribuan masyarakat dari Delapan Sumbai.
Ketua Panitia Pelaksana, Armansyah, SH., M.Hum, dalam laporannya menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran para tamu undangan.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak perusahaan yang telah memberikan dukungan finansial maupun operasional demi kelancaran acara ini.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Darmo, Ilwan Utama, menyampaikan rasa bangganya terhadap semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh warga desa.
“Semoga dengan dilaksanakannya sedekah adat ini, Desa Darmo dapat membawa kemajuan yang lebih baik lagi, serta memberikan kesejahteraan dan kesehatan bagi seluruh masyarakat,” ujar Ilwan.
Salah satu momen yang paling dinantikan dalam sedekah adat ini adalah dikeluarkannya berbagai bentuk benda pusaka peninggalan para Puyang (leluhur) dari Delapan Sumbai.
Pusaka-pusaka bersejarah tersebut dipamerkan kepada masyarakat, pemangku adat, tetua dusun, serta tokoh agama.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan kegiatan ziarah dan pembersihan makam para Puyang secara bersama-sama.
Bupati Muara Enim melalui Staf Ahli Setda, H. Ulil Amri, memberikan apresiasi tinggi atas suksesnya penyelenggaraan acara ini.
Pemerintah Kabupaten berharap tradisi baik ini bisa menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Muara Enim.
Selain sebagai ajang silaturahmi dan pelestarian sejarah, kegiatan sedekah adat seperti ini dinilai efektif untuk mengenalkan kekayaan budaya dan kuliner khas lokal yang memanfaatkan bahan pangan alami dari masing-masing desa.













