Masyarakat Tagih Janji Program “SAKTI” Bupati Bengkulu Selatan

Manna, WARTAINSPIRASI.COM — Janji Politik Bupati Bengkulu Selatan kepada masyarakat sewaktu kampanye pada pilkada Tahun 2020 yang lalu kini di tagih masyarakat Kabupaten Bengkulu Selatan.Salah satunya adalah Program Satu Keluarga Satu Sapi (SAKTI) yang di janjikan dan di harapkan bisa mendorong perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Kepada media ini, salah seorang masyarakat Bengkulu Selatan Rusmiadi Spt, mengatakan bahwah semestinya Bupati konsen terhadap program tersebut, karena diluar janji program kampanye dulu program ini adalah program spektakuler yang menyentuh masyarakat dan mudah dilakukan.

“Ini butuh keseriusan Bupati, Dinas Pertanian dengan dukungan semua pihak khususnya DPRD. Jangan sampai programnya bagus dan potensi baik inj ada yang tidak sepaham,” ujarnya Jum’at (09/04/2021).

Sebagai masyarakat Bengkulu Selatan, Rusmiadi berharap kepada Bupati yang merupakan pilihan rakyat agar melaksanakan program unggulan tersebut yang merupakan janji politik kampanye kepada masyarakat Bengkulu Selatan pada pilkada 2020 yang lalu.

“Pak gusnan itu paham betul JANJI NUNGGU KATAU BETARUA… Sudah saatnya berpikir dan bekerja untuk masyarakat, rakyat butuh action bukan gurauan, memenangkan pilkada langsung itu butuh support semua pihak, jadi jangan disia siakan, ” harap Rusmiadi yang mengaku sebagai bagian dari masyarakat yang mendukung kemenangan Pasangan Gus-Rif pada pilkada yang lalu itu.

Sementara itu, Pemkab Bengkulu Selatan optimis Program Sakti segera terealisasi meskipun beberapa waktu lalu sempat ditolak pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bengkulu Selatan lantaran minimnya Anggaran Daerah.

Kendati demikian, di kabarkan bahwa Program Unggulan tersebut di tahun ini masih hanya sebagai percontohan di sebabkan anggaran yang sangat minim karna proses Refocusing sehingga hanya sekitar 10 – 15 ekor saja per Kecamatan yang bisa terealisasi.

“Untuk saat ini program sakti sendiri masih hanya sebagai percontohan di sebabkan anggaran yang sangat minim karena proses Refocusing sehingga hanya sekitar 10 – 15 ekor saja per Kecamatan,” kata Bupati Bengkulu Selatan kepada media Minggu, (4/4/2021).

Kabid Peternakan Dinas Pertanian BS Okty Feriyeni ketika di konfirmasi juga menjelaskan bahwah meskipun anggaran belum sesuai namun pihaknya masih menjadikan program ini sebagai pilot project atau percontohan, sehingga untuk penyaluran Program Sakti ini pihaknya masih menyusun dan mengkaji kembali kriteria-kreteria masyarakat yang akan mendapatkan bantuan sapi tersebut.

“Kita masih akan melakukan perundingan dan pengkajian kembali untuk menentukan kecamatan mana yang akan duluan dibagikan,” kata Okty.

“Rencananya penyaluran program Sakti ini akan mulai dilaksanakan pada bulan juni hingga Oktober mendatang,” pungkasnya. (Th)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *